Kompas.com - 30/11/2020, 14:29 WIB
Ilustrasi bayi shutterstockIlustrasi bayi

Dr Chen berkata, penelitian yang mereka lakukan adalah metodologi yang memungkinkan peneliti menyimpulkan bahwa mungkin ada hubungan sebab akibat antara berat badan lahir  dan fibrilasi atrium.

“Namun, kami tidak dapat mengabaikan kemungkinan bahwa tinggi dan berat orang dewasa mungkin menjadi alasan hubungan tersebut,” katanya.

“Berat badan lahir adalah prediktor yang kuat untuk tinggi badan orang dewasa, dan orang yang jangkung lebih mungkin mengembangkan fibrilasi atrium," imbuhnya.

Baca juga: Benarkah Semakin Besar Berat Badan Bayi, Berarti Semakin Sehat?

Pencegahan

Untuk mencegah berat badan bayi terlalu besar, ibu hamil harus memperhatikan pola makannya. Ubah pola pikir "makan untuk dua orang", tetapi makan yang bergizi dan bervariasi, dalam porsi terkontrol.

Ibu hamil yang mengalami obesitas atau kegemukan juga harus melakukan kontrol kehamilan secara rutin.

Sementara itu, pada orang yang memiliki riwayat lahir dengan bobot yang besar, diingatkan untuk menjalan gaya hidup sehat, menjaga agar jangan sampai kegemukan, dan rutin berolahraga.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.