Kompas.com - 30/11/2020, 19:04 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Memiliki pasangan yang selalu mengalami kecemasan tentunya menjadi tantangan bagi sebuah hubungan percintaan. Bahkan, kita bisa terbawa dalam rasa cemasnya.

Kemungkinan besar kecemasan yang dia alami bisa membuatnya tersesat dalam kesedihan dan rasa stres, bahkan tanpa ada alasan yang jelas.

Namun, ketika sedang jatuh cinta pada seseorang, kita tidak dapat memilih apakah orang itu baik-baik saja atau sedang berurusan dengan kondisi kesehatan mental.

Di samping itu, kita juga pasti akan mencintainya dengan segala kekurangan dan ketidaksempurnaannya.

Ini berarti kita harus siap menghadapi keraguan, masalah kepercayaan, masalah komunikasi, dan banyak masalah mendasar lainnya yang tidak dapat diprediksi.

Nah, terkadang masalah-masalah yang timbul mengacaukan proses kita dalam memahami kecemasan yang dia rasakan.

Akan tetapi, jika kita bertekad untuk tetap bersama pasangan dan membantu dia mengatasinya, maka memperoleh kekuatan dan keyakinan untuk mendukung dia adalah faktor penting yang kita butuhkan.

Baca juga: 5 Masalah Umum yang Kerap Rusak Hubungan Cinta

Pendapat ahli

Banyak psikolog telah meneliti cara-cara komunikasi yang efisien dalam situasi seperti ini sejak bertahun-tahun lalu.

Mereka dengan cermat menganalisis perilaku dan tindakan individu semacam itu untuk sampai pada kesimpulan tentang ideologi dan apa sebenarnya yang dipikirkan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X