Kompas.com - 01/12/2020, 06:41 WIB

"Misalnya begini, ada orangtua yang terlalu stres karena kena PHK, penghasilan berkurang tapi pengeluaran bertambah, atau mengalami kekerasan di dalam rumah tangga, itu sudah cukup membuat pusing," ungkap Nina.

"Alhasil, dia tidak bisa memahami kata-kata anaknya. Jadi, ketika anaknya ngomong itu mungkin juga tidak akan didengarkan," sambung dia.

Baca juga: Stres, Penyebab Kebutaan yang Diam-diam Mengintai

Hal tersebut tentu saja bukanlah contoh yang baik. Meski dalam keadaan yang sulit sekalipun, orangtua seharusnya berusaha untuk mengatur emosi dan menyadari kebutuhan anak-anak.

Sehingga, ketika orangtua masih berada dalam kondisi stres dan belum bisa menangani stres yang juga dialami oleh anak-anak, cobalah untuk membicarakannya, lalu memberikan pengertian pada mereka.

"Orangtua mungkin belum siap mendengarkan. Tetapi, dengan meminta anak menunggu sampai orangtua siap mendengarkan keluhan, itu sudah membuka kesempatan untuk anak anak bercerita," ujar Nina. 

Orangtua yang utama

Senada dengan Nina, psikolog anak yang berpraktik di Rumah Sakit Mitra Keluarga Depok, Ratih Zulhaqqi, mengatakan, orangtua adalah lingkaran pertama secure base anak-anak untuk menceritakan semua masalah.

"Kalau orangtua tidak mau mendengarkan atau tidak mau tahu kesulitan yang dialami oleh anak-anak itu akan memicu stres lainnya," tutur dia.

"Mereka bisa merasa tidak didukung, tidak ada orang yang memahami, dan tidak ada tempat untuk bercerita," imbuh Ratih.

Jadi, sebisa mungkin orangtua harus menyediakan waktu untuk berdiskusi dengan anak-anak tentang apa yang dilalui setiap harinya.

Di sisi lain, anak-anak juga perlu memahami situasi orangtua saat hendak mengungkapkan permasalahannya belajar dari rumah. Apalagi, orangtua pun pasti sibuk bekerja dan rapat secara daring.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.