Kompas.com - 01/12/2020, 12:30 WIB

KOMPAS.com - Mempunyai hewan peliharaan yang aktif berlarian di rumah adalah hiburan tersendiri bagi kita. Apalagi, setelah pulang dari aktivitas di luar.

Namun, merawat hewan peliharaan seperti anjing atau kucing berarti harus siap membersihkan rumah secara ekstra untuk mengusir bau tidak sedap. Seringkali ada bau tertinggal bekas pipis atau kotoran hewan kesayangan.

Agar rumah tetap bersih dan nyaman, ketahui tips membersihkan rumah.

1. Membersihkan muntahan hewan

Segera temukan muntahan kucing yang berada di dalam rumah. Muntahan kering memang bisa dibersihkan, tetapi dapat menimbulkan noda pada perabotan.

Buang muntahan kucing dengan handuk kertas kering, sendok, atau pisau. Berhati-hatilah agar tidak menekan muntahan hingga menodai karpet. Semprot area yang terkena muntahan dengan air, lalu gunakan handuk kertas kering.

Semprotkan pembersih berbasis enzim untuk mengurai protein yang menyebabkan kerusakan permanen.

Baca juga: Cara Membersihkan Bulu Hewan Peliharaan dari Sofa

2. Bekas kencing anjing yang sudah mengering

Penyedot debu basah sangat berguna untuk menghilangkan bau hewan peliharaan.

Untuk kotoran anjing yang kering, Michelle Schenker, pendiri CanineJournal.com mengatakan agar kita membasahi titik noda dengan vakum dan menyedot air kotornya.

Kemudian, gunakan cairan penetral bau hewan peliharaan. Jika tidak berhasil, gunakan penghilang noda khusus.

Hindari penggunaan cuka atau asam amonia untuk menghilangkan bau hewan peliharaan karena dapat memancing hewan untuk menandai area tersebut.

Baca juga: 5 Pilihan Hewan Peliharaan yang Aman untuk Anak-anak

 

3. Membersihkan kencing anjing yang basah

Schenker mengatakan, cara membersihkan kencing anjing atau pun kucing yang masih basah adalah dengan meletakkan tisu di atas urine untuk menyerapnya, lalu tutupi tisu menggunakan handuk bersih.

Jika kencing anjing berada di atas karpet, letakkan handuk di atas dan bawah area karpet yang terkena kotoran. Tekan area yang kotor dengan kain lap untuk menyerap cairan sebanyak mungkin.

Setelah urine meresap, bilas menggunakan air dingin dan rendam area tadi dengan handuk atau penyedot debu basah.

Taburkan soda kue dan diamkan selama 15-20 menit dan bersihkan kembali menggunakan penyedot debu.

Baca juga: Memilih Makanan Kucing, Apa yang Harus Diperhatikan?

4. Menghilangkan bau kencing kucing

Kencing kucing yang sudah mengering sangat bau karena terkonsentrasi.

"Kucing pandai menghemat air, jadi ia tidak selalu banyak minum, dan sering makan makanan kering, sehingga ia tidak mendapatkan kelembapan melalui makanan," kata Mariah Covey, DVM, dokter di Kryder Veterinary Clinic.

Kucing jantan yang tidak dikebiri juga memiliki bau urin menyengat. Untuk membersihkannya,  coba larutan yang mengandung enzim dan ikuti petunjuk pada botol cairan.

Untuk kencing kucing yang sudah lama mengering, kita dapat memanggil petugas pembersih karpet untuk menghilangkan bau yang membandel.

"Urine bersifat asam, tetapi menjadi basa, dan garam amonium terbentuk dalam residu yang dihasilkannya," kata Jeremy Strickland, manajer umum Randy's Carpet Care.

"Bekas urine itu seperti gunung es, apa yang Anda lihat di permukaan kecil, tetapi urine memenuhi area yang terkena dan di bawah lantai."

Baca juga: 9 Kesalahan Membersihkan Rumah yang Justru Bikin Kotor

5. Menghilangkan bau kotak kotoran kucing (litter box)

Solusi termudah adalah segera mengambil kotoran dari kotak. Untuk meminimalkan bau, taburkan soda kue di atas kotak kotoran kucing.

Kucing umumnya lebih menyukai litter box dengan butiran halus karena terasa lebih lembut di kaki kucing.

Satu kali dalam sebulan, buang kotoran kucing dan bersihkan kotak kotoran dengan cairan penghilang bau hewan peliharaan.

Hindari pemakaian pemutih karena kucing sensitif terhadap bau menyengat. Ia bisa saja menolak untuk menggunakan kembali kotak kotorannya.

Baca juga: Cara Mudah Agar Rumah Terbebas dari Kecoa

6. Membersihkan bau pada tempat tidur hewan peliharaan

Bulu hewan yang menutupi permukaan tempat tidur anjing atau kucing kesayangan merupakan salah satu penyebab tempat tidurnya bau.

Saat kucing atau anjing berkeringat, bau tersebut keluar melalui sela-sela bulunya, sehingga kita wajib menyedot tempat tidur hewan peliharaan dengan mesin penyedot debu sebelum dicuci.

Ilustrasi anjing pomeranian. SHUTTERSTOCK/PATTARAWAT Ilustrasi anjing pomeranian.

Humane Society merekomendasikan campuran soda kue dengan deterjen biasa untuk menghilangkan bau hewan peliharaan.

Jika masih berbau, cuci kembali tempat tidur hewan dengan pembersih yang mengandung enzim untuk menghilangkan bau kotoran hewan peliharaan.

Baca juga: Kenapa Kucing Suka Menggaruk Sofa dan Karpet? Ini Penjelasannya

7. Membersihkan bau di sofa

Sama halnya dengan tempat tidur hewan peliharaan, kita perlu membersihkan furnitur seperti sofa menggunakan mesin penyedot debu terlebih dahulu. Agar hasilnya lebih maksimal, taburkan soda kue ke permukaan sofa selama 20-30 menit, lalu divakum.

8. Bau kandang hewan peliharaan tidak sedap

Kandang hewan peliharaan berbahan jaring atau plastik dapat menimbulkan bau menyengat.

Penyebabnya bisa berasal dari kondisi kandang yang kotor dan perlu dibersihkan. Namun, kandang yang berbau juga bisa dipicu oleh hewan peliharaan yang cemas saat akan dibawa ke dokter hewan.

Hewan yang berkeringat juga bisa menghasilkan bau yang menumpuk di kandang.

Bersihkan wadah plastik dengan pembersih enzim. Lalu, rendam wadah di bak mandi dengan air hangat dan cairan pembersih serbaguna yang disarankan. Keringkan dengan cara diangin-anginkan.

Baca juga: Tips Merawat Hewan Peliharaan yang Sudah Tua

9. Membuat semprotan pembersih

Menurut lembaga American Society for the Prevention of Cruelty to Animals, ada cara mudah membuat semprotan pembersih bau hewan peliharaan dengan bahan-bahan yang kita punya di rumah.

Larutkan 1 sendok makan garam ke dalam 2 gelas air hangat. Tambahkan setengah gelas cuka putih, 1 sendok makan deterjen, dan 2 sendok makan alkohol, aduk merata dan masukkan ke dalam botol semprot.

Bersihkan noda sebanyak mungkin, kemudian semprot dan bersihkan dengan handuk kertas kering.

Rendam bagian yang terkena noda dengan pembersih. Taburi soda kue dan sedot menggunakan mesin penyedot debu saat noda sudah mengering.

Karena formula ini mengandung cuka, semprotan penghilang bau ini lebih cocok untuk kotoran yang tidak mengandung urine.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.