Kompas.com - 02/12/2020, 20:28 WIB
Ilustrasi membaca buku altrendo imagesIlustrasi membaca buku
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Pepatah lama mengatakan, "buku adalah jendela dunia." Itu artinya, dengan membaca buku, kita dapat menambah wawasan kita.

Di samping menambah pengetahuan, sering membaca buku ternyata dapat membantu melindungi otak kita tetap sehat dan terhindar dari penyakit seperti Alzheimer.

Buku juga membuat kita tidak gampang stres, mendorong pemikiran positif, dan memperkuat hubungan dengan orang lain.

Apa saja sih manfaat positif yang didapat dari membaca buku? Ini yang dikatakan oleh para ahli:

1. Melatih otak untuk mengingat

Membaca buku akan melatih otak dengan jenis latihan yang berbeda dari menonton televisi atau mendengarkan musik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Bagian otak yang berevolusi untuk fungsi lain seperti penglihatan, bahasa, dan pembelajaran asosiatif terhubung dalam sirkuit saraf tertentu untuk membaca, sesutau yang sangat menantang."

Begitu kata Ken Pugh, PhD, presiden dan direktur penelitian di Haskins Laboratories kepada Oprah.

Artinya kebiasaan membaca akan memacu otak untuk berpikir dan berkonsentrasi dibanding nonton televisi.

2. Menjaga otak tetap muda

Membaca buku dapat menjaga otak selama bertahun-tahun, menurut studi terbaru dari Rush University Medical Center yang diterbitkan ke dalam jurnal Prevention.

Orang dewasa yang menghabiskan waktu luangnya untuk melakukan aktivitas intelektual seperti membaca, memiliki tingkat penurunan kognitif 32 persen lebih lambat dibandingkan mereka yang tidak membaca buku.

"Memaksa otak berpikir membuatnya lebih efisien dengan mengubah struktur otak agar tetap berfungsi baik meskipun ada neuropatologi terkait usia."

Demikian penuturan Robert S. Wilson, PhD, profesor neuropsikologi di Rush University Medical Center.

Studi terbaru lainnya menemukan orang berusia lanjut yang membaca buku atau memainkan permainan asah mental seperti catur atau teka-teki memiliki risiko dua setengah kali lebih rendah untuk mengembangkan penyakit Alzheimer, seperti dilaporkan ABC News.

Baca juga: Mengapa Membaca Berdampak Positif Bagi Otak

3. Menghilangkan stres

Membaca buku bisa menurunkan kadar hormon kortisol yang memicu stres, menurut laporan Weight Watchers.

Dalam sebuah studi di Inggris, partisipan diminta terlibat dalam aktivitas yang memicu kecemasan, lalu membaca selama beberapa menit, mendengarkan musik, atau bermain video game.

Tingkat stres dari partisipan yang membaca turun 67 persen, menurun lebih signifikan dibandingkan kelompok lain.

4. Menambah referensi kosakata

Kita dapat menggunakan buku untuk memperluas referensi kosakata. Para peneliti memperkirakan setiap orang mempelajari 5-15 persen dari semua kata lewat membaca, menurut laporan Scholastic.

Karena itu, membaca sangat penting bagi anak-anak, yang referensi kosakatanya dipengaruhi oleh buku yang mereka baca.

Baca juga: 5 Cara Membuat Anak Senang Membaca Buku

5. Meningkatkan empati terhadap orang lain

Cerita yang disajikan di dalam buku memberi pandangan yang dapat mengubah hidup kita, kata peneliti di York University.

Memasuki kehidupan karakter di dalam sebuah cerita dapat meningkatkan kemampuan kita untuk memahami perasaan orang lain alias berempati.

6. Memberi motivasi

Membaca juga memberi kita motivasi untuk menjalani hidup dengan lebih baik, seperti buku yang menceritakan kisah seseorang yang berjuang mengatasi hambatan, menurut temuan para peneliti di Ohio State University.

Semakin kita mampu mengidentifikasi karakter seseorang dan merasakan peristiwa yang dia alami seolah-olah itu terjadi pada kita, maka semakin besar kesempatan kita mengambil hikmah.

Baca juga: Jangan Malas Membaca Buku, Ini 8 Manfaatnya

7. Membantu kita lebih terhubung

Ketika kita membaca karakter dalam sebuah buku, kita mengalami semacam hubungan yang dapat meningkatkan rasa pembelajaran kita, kata psikolog di University of Buffalo.

8. Membangkitkan semangat

Cerita dengan akhir yang bahagia dapat mengangkat semangat, namun novel juga membangkitkan perasaan positif dengan cara lebih halus.

Peristiwa kecil dalam narasi cerita dapat mengungkap kenangan yang manis dan terbawa ke dalam diri kita.

9. Membantu kita berhemat

Harga sebuah buku novel relatif murah, dan butuh waktu sekitar enam jam untuk selesai membacanya, seperti dilaporkan Weight Watchers.

Sedangkan, pergi menonton film atau makan di restoran memakan banyak biaya.

Kesimpulannya, buku lebih menghemat biaya sebagai sarana hiburan kita.

Baca juga: Demi Kesehatan Fisik dan Mental, Jangan Malas Membaca Buku

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.