Memahami Pola Asuh Permisif dan Risikonya bagi Anak

Kompas.com - 03/12/2020, 06:38 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi

• Minta anak untuk ikut berkontribusi pada pekerjaan di rumah seperti mencuci piring, menyiapkan bahan makanan, dan lainnya.

• Mulailah mengatakan tidak dan berpegang teguh pada itu.

Baca juga: Layak Dicontoh, Ini 5 Cara Pola Asuh Khas Orangtua Jepang

Penyesuaian bisa jadi sulit bagi anak-anak yang tidak pernah memiliki batasan dan mereka cenderung menolak.

Tetapi, jika kita dapat tetap menggunakan pendekatan baru dalam mengasuh anak, ini akan menjadi lebih baik di masa depan.

"Menghadapi kekecewaan atau kepuasan yang tertunda membuat anak-anak belajar bagaimana bekerja untuk mendapat yang diinginkan."

"Mereka juga akan mendapat pengalaman penting untuk diberikan kepada anak-anak," kata dia lagi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X