Kompas.com - 03/12/2020, 07:08 WIB
Ilustrasi diet dan bentuk tubuh Ranta ImagesIlustrasi diet dan bentuk tubuh

 

4. Tipe tubuh penggaris

Jika kita memiliki tubuh kurus alami dengan sedikit atau tanpa lekukan, kita mungkin memiliki tubuh dengan tipe penggaris.

Dalam hal penyimpanan lemak, ini mungkin tipe tubuh yang paling beruntung. Karena, mereka seringkali sulit untuk menambah berat badan.

“Tetap saja, itu tidak berarti kita bebas dari masalah diet,” kata Cipullo.

Kebanyakan mereka yang memiliki tipe tubuh penggaris berpikir bahwa karena mereka sudah kurus, mereka dapat makan apa pun yang mereka inginkan, dan tak memerlukan olahraga.

Padahal, walaupun tak memiliki kelebihan berat badan, kita bisa saja memiliki persentase lemak tubuh yang tinggi.

Kondisi itu akan membuatmu rentan terhadap banyak penyakit dan masalah kesehatan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

- Apa yang harus dimakan

“Kuncinya adalah makan sampai kenyang, tidak terlalu banyak, tidak terlalu sedikit,” kata Cipullo.

Baca juga: Pada Usia Berapa Anak Merasa Minder dengan Bentuk Tubuh?

Dia merekomendasikan diet yang menyeimbangkan karbohidrat, lemak, dan protein, dan memasukkan makanan utuh yang belum diproses.

Olahraga teratur juga penting. Dengan makan dan berolahraga secara proaktif, kita dapat melindungi tubuh dan menurunkan risiko masalah kesehatan di kemudian hari.

Banyak tipe penggaris mengejar olahraga ketahanan seperti bersepeda dan lari, jadi pastikan untuk mendapatkan banyak karbohidrat sehat untuk mengisi semua aktivitas itu.

- Apa yang harus dihindari

Dengan tubuh tipe penggaris yang cenderung kurus, bukan berarti tak bisa kelebihan berat badan.

Kita harus berhati-hati dalam membatasi kelompok makanan atau jenis makanan.

“Ini tentang menemukan apa yang cocok untuk tubuhmu, bukan orang lain,” kata Cipullo.

Yang harus menjadi perhatian adalah jika kita mencoba membangun massa otot, jangan mengonsumsi bubuk protein, shake, atau potongan besar daging secara berlebihan.

“Orang-orang zaman sekarang makan terlalu banyak protein,” kata dia.

"Yang dibutuhkan tubuh adalah sekitar satu gram protein per kilogram berat badan. Inilah alasan mengapa terlalu banyak bubuk protein bisa sangat berbahaya," sebut Cipullo lagi

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.