Kompas.com - 03/12/2020, 08:45 WIB
Ilustrasi indra penciuman ShutterstockIlustrasi indra penciuman

KOMPAS.COM - Gangguan penciuman menjadi salah satu gejala yang dirasakan oleh pasien Covid-19.

Misalnya, alih-alih mencium aroma lemon, mereka mungkin malah mencium bau kubis busuk atau cokelat mungkin berbau bensin.

Kondisi yang dinamakan parosmia ini juga masih dirasakan oleh sebagian pasien yang sudah sembuh dari Covid-19.

Apa bedanya parosmia dan anosmia yang dalam beberapa waktu terakhir juga sering dibahas sebagai salah satu gejala Covid-19?

Menurut Science Direct, anosmia adalah tidak adanya sensasi penciuman, sementara parosmia adalah persepsi penciuman yang terdistorsi, baik dengan atau tanpa adanya rangsangan bau.

Kehilangan penciuman sering kali disadari pasien sebagai perubahan sensasi rasa.

Meski sebagian pasien sembuh Covid-19 masih merasakan gangguan penciuman, sebuah penelitian di Inggris belum lama ini menemukan latihan khusus yang dapat membantu pasien Covid-19 mendapatkan kembali kemampuan indera penciumannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meski begitu, sebuah penelitian di Inggris belum lama ini menemukan latihan khusus yang dapat membantu pasien Covid-19 mendapatkan kembali kemampuan indera penciumannya.

"Kehilangan penciuman juga merupakan gejala utama Covid-19, dan kami tahu bahwa pandemi ini menyebabkan banyak orang kehilangan kemampuan penciuman jangka panjang atau distorsi bau seperti parosmia," ungkap peneliti Carl Philpott, dari Norwich Medical School di University of East Anglia melalui rilis berita universitas, seperti dilansir WebMD.

Baca juga: Anosmia Tak Hanya Gejala Covid-19, Kenali Penyebab Lainnya

Lalu, apa yang perlu dilakukan dalam latihan penciuman tersebut?

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X