Kompas.com - 03/12/2020, 09:51 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi

Buatlah anak-anak untuk lebih memahami bahwa kegagalan adalah hal yang wajar sehingga mereka tidak akan menganggapnya sebagai pengalaman negatif yang mendalam.

Memang sebagai orangtua kita pasti memiliki naluri untuk melindungi anak-anak dari kegagalan.

Akan tetapi, membiarkan mereka gagal dan belajar dapat mengasah kemampuan anak-anak agar lebih percaya diri untuk mencobanya lagi. 

Itu juga dapat memacu anak-anak untuk berusaha lebih keras, yang akan membantu mereka bertumbuh dengan baik ketika beranjak dewasa.

Baca juga: Orangtua Perlu Tahu, 4 Tips Ajari Anak Saat Belajar Online

3. Mengakui ketidaksempurnaan

Sebagai orangtua, kita tahu kesempurnaan itu tidak realistis dan penting bagi anak-anak untuk memahami pesan itu sedini mungkin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bantu mereka melihat kesempurnaan dan kebahagiaan yang ada di tayangan televisi atau atau media hanyalah fantasi.

Sebaliknya, ingatkan mereka, bahwa menjadi kurang sempurna adalah manusiawi dan sama sekali tidak masalah.

4. Dorong untuk mencoba hal baru

Alih-alih memfokuskan semua energi mereka pada apa yang sudah mereka kuasai, ada baiknya anak-anak juga mencoba sesuatu yang berbeda.

Halaman:


Sumber Childmind
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X