Kompas.com - 03/12/2020, 10:38 WIB
Ilustrasi kucing. PEXELS/ANEL ROSSOUWIlustrasi kucing.
|
Editor Wisnubrata

 

KOMPAS.com - Terkadang kita menunjukkan rasa sayang kepada kucing secara berlebihan, seperti mendekap atau menggendong kucing, memberi camilan, dan mengajaknya bermain.

Tapi, bentuk kasih sayang kita bisa dianggap berbeda olehnya. Perhatian yang kita berikan seringkali justru membuat kucing kesal dan jengkel.

Agar tidak salah sangka, para ahli perilaku kucing menjelaskan hal-hal yang dapat "mengganggu" dan tidak disukai kucing.

1. Bayi

"Perubahan besar dalam hidup seperti pindah rumah atau menyambut anggota keluarga baru seperti kelahiran bayi, dapat membuat kucing stres."

Demikian dikatakan Kristyn Vitale, peneliti postdoctoral di Human-Animal Interaction Lab. di Oregon State University, AS.

Lembaga American Society for the Prevention of Cruelty to Animals (ASPCA) melalui situs resminya membagi tips untuk membantu kucing terbiasa "berbagi rumah" dengan bayi.

Caranya adalah memutar suara bayi sebelum ibu sang bayi melahirkan, agar kucing terbiasa dengan bayi tersebut.

Pastikan kita merawat kucing secara rutin dan bermain setidaknya sebulan sebelum ibu melahirkan.

2. Perubahan

Perubahan sekecil apa pun bisa berdampak pada kucing. Jika kita memindahkan kotak tempat kucing buang air, lakukan secara bertahap.

ASPCA merekomendasikan untuk menggeser kotak kotoran kucing beberapa cm per hari sampai akhirnya menempati lokasi baru.

Jika kita harus pindah ke rumah atau apartemen baru, stres yang dialami kucing peliharaan semakin besar.

Marilyn Krieger, kolumnis "Ask a Behaviorist" Catster, menulis hal yang perlu menjadi perhatian adalah keamanan, sebab kucing yang gelisah cenderung melarikan diri atau bersembunyi di tempat yang tidak layak ditempati.

3. Kebosanan

Perubahan besar membuat kucing stres, tetapi pada dasarnya kucing tidak ingin setiap hari selalu sama.

"Lingkungan rumah yang tidak pernah berubah juga bisa membosankan bagi kucing," kata Vitale.

Selain itu, jika kucing tidak terbiasa dengan perubahan dalam kehidupannya, ia akan ketakutan saat melihat saudara kita berkunjung ke rumah.

"Memberi kucing mainan baru dapat membantu menstimulasi pikirannya dan membuatnya lebih nyaman dengan situasi baru ketika perubahan besar benar-benar terjadi," sambung Vitale.

Baca juga: 14 Mitos Keliru Seputar Kucing, Sudah Tahu?

4. Suara keras

Kembang api, petir, dan suara pengerjaan bangunan bisa membingungkan dan menakutkan bagi hewan peliharaan.

Solusi terbaik, kata Vitale, adalah mengalihkan perhatiannya.

Dia menganjurkan agar kita melatih kucing untuk duduk dan diam di satu tempat yang beralaskan tikar saat suara keras mulai terdengar.

Vitale menunjukkan cara menangani ketakutan kucing terhadap suara keras melalui video YouTube berikut:

"Setelah kucing bisa duduk dan diam, minta mereka melakukan ini saat suara keras terjadi," katanya.

"Beri kucing hadiah karena ia bisa duduk dan diam, dan mengabaikan suara keras. Akhirnya, ia akan belajar suara keras tidak perlu ditakuti, dan ia lebih tertarik mendapatkan hadiah daripada bersembunyi."

5. Tekstur tertentu

Menurut situs MSPCA-Angell, organisasi perlindungan hewan nirlaba di Boston, AS, kebanyakan kucing tidak mau berjalan di atas aluminium foil, plastik tebal, atau permukaan yang lengket.

Karena itu, jika kucing berkeliaran di dapur, kita dapat membuatnya berhenti dengan memberikan alas seperti aluminium foil atau plastik.

6. Bau atau aroma yang kuat

Kucing akan menjauh dari kita saat tidur akibat kita menyemprotkan parfum di tubuh. Sebab, kucing tidak suka bau yang menyengat.

"Kucing memiliki penciuman yang tajam," kata Vitale. "Benda-benda dengan bau menyengat seperti parfum atau pengharum mungkin terasa tidak enak dan kucing menghindari lokasi dengan bau ini."

Tapi, ada juga beberapa aroma yang sangat disukai kucing, seperti catnip, lavender, dan anggur.

"Anda dapat menggunakan aroma yang disukai kucing untuk menarik dia ke lokasi tertentu."

Baca juga: Kenapa Kucing Takut dengan Mentimun?

7. Pakaian

Penggunaan kostum dan topi adalah hal biasa dan menyenangkan bagi orang-orang, tetapi kucing tidak suka diberi pakaian.

Hewan ini akan jengkel jika kita berniat untuk mendandaninya.

Apabila kita ingin kucing memakai pakaian khusus untuk foto keluarga, buatlah kucing terbiasa secara perlahan-lahan, ujar Vitale.

"Rayu kucing untuk memakai pakaian dengan memberikan barang atau makanan pada pakaian tersebut," katanya.

Langkah berikutnya, Vitale menyarankan agar kucing hanya mengenakan pakaian selama satu atau dua menit, dan berikan camilan dan pujian kepadanya.

"Perlahan-lahan biarkan kucing memakai pakaian dalam waktu yang lebih lama."

Ilustrasi kucing.SHUTTERSTOCK/5 SECOND STUDIO Ilustrasi kucing.
8. Mengelus perut kucing

Mengelus atau membelai perut kucing biasanya tidak akan disambut baik oleh kucing.

"Kebanyakan kucing tidak suka dibelai di perutnya," kata Dennis C. Turner, peneliti perilaku hewan yang mengedit buku "The Domestic Cat: The Biology of its Behaviour."

"Mereka akan pergi atau menyerang kita dengan salah satu cakar depan yang dipanjangkan."

Bisa juga kucing juga akan menggigit kita. 

Namun, setiap kucing memiliki ketertarikan yang berbeda, kata Kristyn Vitale, peneliti postdoctoral di Oregon State University, di Human-Animal Interaction Lab.

" Ada kucing yang suka jika seseorang mengelus perutnya, meskipun pada umumnya hewan ini tidak menyukai perlakuan itu."

9. Berinteraksi dengan orang asing

Perhatikan reaksi kucing ketika seseorang yang tidak dia kenal ingin mengelusnya.

"Salah satu cara untuk melihat apakah kucing ramah sebagai peliharaan adalah membiarkannya mengendus tangan kita dan perhatikan perilakunya," kata Vitale.

"Jika ia ingin berinteraksi, kemungkinan besar ia akan mendekati Anda dan terlibat dalam perilaku sosial, seperti mengusapkan tubuhnya atau mencoba duduk bersama Anda."

Apabila kucing tidak ingin berinteraksi, lanjut Vitale, ia akan pergi atau mengabaikan kita. Dalam kondisi ini, kita perlu memberi ruang pada kucing.

Baca juga: 5 Tips Mencegah Kucing Menggaruk Barang-barang di Rumah

10. Dipegang atau digendong

"Kucing tidak suka dipegang di luar keinginannya," kata Turner.

Sebagian besar kucing akan "memaafkan" perbuatan kita yang suka menggendongnya apabila ia terbiasa bersosialisasi dengan orang-orang, dan ia percaya pada kita.

"Penelitian saya menunjukkan kucing menerima sebagian besar hal dari tuannya, memberi kita kesan bahwa kita yang bertanggung jawab."

Namun, untuk hubungan jangka panjang, Turner menganjurkan agar kita menunggu sampai kucing datang kepada kita dan meminta perhatian.

"Akan ada lebih banyak waktu untuk berinteraksi dalam hubungan."

11. Dipegang ekornya

Bagi anak, ekor kucing terlihat seperti sesuatu yang sangat menggoda. Namun jangan biarkan anak memegang ekor kucing.

Turner mengatakan, kucing tidak suka ekornya dipegang atau ditarik.

Tunjukkan kepada anak cara membiarkan kucing mengendus tangannya, dan jika ia tidak menolak, belai kucing di tempat favoritnya.

"Jika kucing sudah bisa bersosialisasi dengan orang, ia biasanya suka digelitik di bagian leher atau dibelai punggungnya," tambahnya.

Pastikan anak memperhatikan tanda kapan kucing tidak merasa senang, kata Vitale.

"Jika kucing tidak suka interaksi yang dia terima, bagian pupil kucing akan membesar, ekor bergerak cepat, telinga menempel ke kepalanya, bulu kucing berdiri, dan suara mendesis atau menggeram."

Baca juga: Cara Kucing Tunjukkan Kasih Sayang kepada Tuannya

12. Ditinggal sendiri di rumah

Selain anjing, kucing juga merasa kesepian dan bosan saat kita berada di kantor dan dia ditinggalkan sendiri di rumah.

Vitale menyarankan pemilik kucing untuk memberikan mainan puzzle bergambar makanan hewan favoritnya saat ia sendirian, sehingga kucing fokus memecahkan masalah.

Dia juga merekomendasikan berbagai mainan dan ruang terbuka di luar rumah yang aman bagi kucing.

Beberapa orang akan mempertimbangkan untuk mempunyai kucing baru sehingga dapat menemani kucing tua yang sendirian di rumah.

"Tidak semua kucing cocok dengan kucing lain, tapi banyak yang mudah menerima pendamping jika diberi pengenalan yang tepat," kata Vitale.

"Mereka yang baru ingin memelihara kucing baru dapat mempertimbangkan untuk mengadopsi dua anak kucing bersaudara, yang mungkin sudah memiliki hubungan dekat."

13. Kotak kotoran kucing yang kurang

Bukan tanpa sebab kucing membuang kotorannya di tempat yang salah. Kemungkinan besar, kucing merasa bau keberadaannya tidak terlalu tercium di sekitar rumah.

Vitale menyarankan kita untuk memiliki lebih banyak kotak pasir.

"Kucing lebih santai dan aman di area yang memiliki bau khasnya," katanya.

"Setidaknya kita meletakkan satu kotak pasir untuk satu kucing, ditambah satu kotak ekstra, namun kucing lain bisa saja membutuhkan lebih."

Sebarkan kotak pasir di sekitar rumah. Vitale menyarankan agar memilih kotak pasir kucing tanpa pewangi dan membersihkan kotak menggunakan produk non-pewangi, sehingga tidak ada bau kimia yang menyamarkan bau kucing.

Ilustrasi kucing di dalam kandang, kandang kucingSHUTTERSTOCK/OLEG BATRAK Ilustrasi kucing di dalam kandang, kandang kucing
14. Cat carrier atau kandang kucing yang bisa dibawa

Kebanyakan kucing benci dimasukkan ke dalam cat carrier atau kandang kucing yang bisa dibawa.

Pasalnya, kucing menganggap jika ia dibawa dengan cat carrier, maka ia akan menemui dokter hewan.

Kita dapat mengubah pandangan negatif kucing menurut Vitale.

"Tinggalkan kandang dengan selimut di dalamnya sehingga kucing dapat menjelajahi kandang dan duduk di dalamnya saat ia bersantai di rumah," sebut dia.

Kita juga bisa menaruh camilan dan catnip di dalam kandang.

Saat dia berada di kandang, beri dia lebih banyak makanan. Apabila dia nyaman, tutup pintu kandang sejenak, buka dan berikan barang lain yang dia suka.

15. Duduk di mobil yang melaju

Beberapa kucing bisa peka terhadap mobil yang berjalan.

"Satu hal yang dapat dilakukan pemilik adalah membawa kucingnya berkeliling di sekitar lingkungan rumah, sambil memuji kucing karena melakukan tugas dengan baik," kata Vitale.

Lakukan perjalanan singkat sekitar lima menit dan jangan lupa beri kucing camilan, mengelus dan mengajaknya bermain saat kita tiba di rumah.

Jika kucing tampak semakin nyaman, tambah sedikit durasi perjalanan kita bersamanya menggunakan mobil.

Baca juga: 7 Penyebab Kucing Berperilaku Agresif

Ilustrasi kucing berkelahi. SHUTTERSTOCK/DAVIDTB Ilustrasi kucing berkelahi.
16. Kucing lain

Banyak kucing suka memiliki teman baru, tetapi beberapa kucing bisa ketakutan atau agresif.

"Kucing menunjukkan fleksibilitas yang tinggi dalam perilaku sosialnya," tutur Vitale.

Dia menyarankan untuk memisahkan kucing ke dalam area berbeda di rumah dan perlahan-lahan mengenalkannya kembali satu sama lain menggunakan metode yang disebut "Scent, Sight, Touch".

- Pertama, ambil mainan atau selimut dari setiap kucing dan tukarkan.

Beri kucing pertama barang yang mengandung aroma kucing kedua dengan memberikan pujian dan penghargaan sehingga ia memandang aroma tersebut adalah hal yang baik.

- Kedua, siapkan ruang di mana kucing dapat melihat satu sama lain dengan penghalang fisik, seperti pintu atau gerbang kasa.

Kemudian beri mereka makan, sehingga mereka mempunyai perasaan positif dengan melihat kucing lain.

- Ketiga, coba memperkenalkan kedua kucing tanpa penghalang. Alihkan perhatian kucing dengan mainan di pertemuan pertama mereka.

"Jika pemilik kucing melakukannya perlahan-lahan dan memberikan banyak hadiah, banyak kucing mau belajar menerima teman baru," kata Vitale.

17. Mandi

Jelas sekali bahwa kucing benci mandi. Namun pada dasarnya, kucing tidak perlu dimandikan.

Menyikat tubuh kucing secara teratur sudah dapat membersihkan bulu yang rontok dan kotoran.

Jika kucing bermain di tempat yang berbahaya dan harus dibersihkan dengan sabun dan air, bersihkan secara cepat, kata Catster.

Siapkan sampo khusus kucing, handuk, lap untuk kepala, dan alat semprot air. Kenakan sarung tangan karet panjang untuk melindungi diri kita dari cakaran kucing.

Keringkan tubuh kucing dengan handuk. Sebaiknya kita menghindari penggunaan hairdryer, kecuali jika kucing tidak takut dengan alat tersebut.

Baca juga: Apakah Kucing Perlu Mandi?

18. Pengobatan

All Feline Hospital di Nebraska, AS menganjurkan untuk menyembunyikan obat di dalam sepotong keju atau makan siang kucing.

Jika kucing tidak terlalu sering mengunyah, dia tidak akan menyadari adanya obat di dalam makanannya.

Namun, jika kucing kita sensitif dengan obat, giling pil dan campurkan dengan makanan yang paling disukai kucing.

Jika kucing tahu kita mencampurkan obat ke dalam makanan dan tidak mau meminum obatnya, masukkan pil ke mulutnya dan yakinkan dia untuk menelan pil tersebut.

Pil atau kapsul dapat tersangkut di kerongkongan sementara waktu sebelum masuk ke perut. Untuk mencegah hal itu, berikan kucing air putih atau kaldu sehingga obat terdorong masuk dan dapat dicerna.

19. Makanan lama

Banyak kucing tidak menyentuh makanan yang didiamkan sepanjang hari saat kita sedang bekerja.

Makanan dalam jumlah kecil yang diberikan secara sering lebih cocok bagi kucing. Vitale menyarankan kita untuk melakukan hal ini ketimbang memberinya makan dalam jumlah banyak.

"Ini juga memberi kucing hal yang dia nantikan, yang dapat membantu meringankan masalah perilaku," ujar Vitale.

20. Anjing

Anjing bisa terlihat menakutkan di mata kucing. Menurut Vitale, kita bisa mengenalkan kucing kepada anjing dengan cara seperti kita mengenalkannya kepada anak.

"Biarkan kucing mengendus, lalu lihat anjing sebelum interaksi fisik terjadi."

Pastikan juga kucing memiliki tempat yang aman dan mudah diakses untuk bersembunyi jika dia tidak tertarik untuk berada di dekat anjing.

Baca juga: Jangan Dekatkan Kucing dengan Tanaman Hias Ini



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X