Kompas.com - 04/12/2020, 10:19 WIB

Beberapa sudut kebun Highgrove yang kerap menjadi sorotan, antara lain:

  • Stumpery: Struktur kayu alami dan habitat satwa liar yang mencakup Wall of Gifts, batu arsitektur pajangan.
  • Cottage Garden: Berisi dua gaya menanam, satu bagian terinspirasi oleh sutra Tibet dan memiliki tema serba kuning, merah muda dan biru, sementara yang lainnya memiliki gaya Inggris klasik dengan pepohonan, semak dan tumbuhan terna.
  • Sundial Garden: Awalnya dirancang sebagai kebun mawar, namun sekarang memiliki delphinium berbunga yang mekar di musim panas.
  • Thyme Walk: Sebuah jalan yang dipagari dengan pagar tanaman besar, topiary dan golden yew yang dipotong untuk membentuk bentuk dan gaya yang unik.
  • Padang Rumput Bunga Liar: Lanskap padang rumput seluas empat hektar yang terus berkembang yang ditanami dengan campuran spesies baru setiap tahun.

Selain taman yang luas, Highgrove House juga memiliki toko sendiri yang menjual produk rumah dan kamar mandi, anggur dan minuman bermerek Highgrove, serta barang-barang yang dihasilkan dari tanaman di kebun.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Highgrove Royal Gardens (@highgrovegarden)

Bunga kesukaan Pangeran Charles
Meski memiliki kebun yang begitu luas dengan spesies tanaman yang sangat beragam, rupanya ada tanaman yang menjadi favorit Charles.

Menurut Hello, tanaman tersebut adalah bunga delphinium.

"Bagi saya, delphinium yang luar biasa dan tampak megah adalah kebanggaan dari kebun tempat saya mencurahkan kasih sayang," kata Charles.

Sangat mudah dipahami mengapa Charles menyukai bunga tersebut.

Populer sebagai tanaman bergaya pondok, delphinium tumbuh dengan nuansa biru, merah muda, putih dan ungu yang indah, yang bisa menambah sentuhan warna dan keceriaan pada kebun kita.

Namun terlepas dari bunga kesukaan Charles, melihat kebun yang terbentang luas di Highgrove rasanya sangat memanjakan mata.

Tak heran jika Charles begitu betah menghabiskan waktu di sana, bukan?

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.