Kompas.com - 04/12/2020, 15:40 WIB
Ilustrasi FreepikIlustrasi

Pneumonia atau radang paru memiliki gejala yang menyerupai flu. Penyakit ini menjadi penyebab kematian balita terbesar kedua di Indonesia. 

Menurut UNICEF, lebih dari 19 ribu balita di Indonesia meninggal akibat pneumonia pada 2018. Ini berarti, lebih dari dua anak meninggal setiap jamnya karena pneumonia.

Adapun penyebab utama penyakit ini adalah infeksi bakteri, virus, dan jamur. Polusi udara merupakan 50 persen penyebab kematian anak akibat pneumonia. Perburukan penyakit ini terjadi karena kekebalan tubuh yang rendah.

3. Tuberkulosis (TB)

TB adalah penyakit infeksi yang menular dan biasanya menyerang paru-paru karena adanya bakteri mycobacterium tuberculosis.

Indonesia menduduki peringkat tiga sebagai negara dengan kasus TB terbanyak di dunia. 

“Di Indonesia sendiri TB dialami semua usia dari bayi-65 tahun, tapi umumnya di usia produktif,” ujar Andika.

TB bisa menjadi masalah baru karena pengobatan yang tidak tuntas. Hal ini menyebabkan penderita menjadi resisten obat.  Padahal pemerintah sudah menyediakan obat-obatan gratis untuk mengobati penyakit ini.

Baca juga: WHO Soroti Tuberkulosis di Indonesia dan Penanganannya Saat Pandemi

4. Kanker paru

Sekitar 1,36 juta orang setiap tahun meninggal karena kanker paru, ini menjadikan kanker ini sebagai penyebab kematian tertinggi, bukan hanya di Indonesia tapi juga dunia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X