Kompas.com - 05/12/2020, 17:23 WIB
Molly Everette Gibson InsiderMolly Everette Gibson

Setelah itu, sel telur dibuahi dengan sperma di laboratorium hingga membentuk embrio. Proses ini sering disebut dengan in vitro fertilization (IV) atau bayi tabung. Kemudian embrio itu akan disimpan dalam nitrogen cair untuk pembekuan.

Embrio yang beku bisa digunakan kapan saja sesuai keinginan calon orangtuanya. Namun ada embrio yang pada akhirnya tidak terpakai setelah bertahun-tahun.

Hal ini dikarenakan calon orangtuanya enggan menggunakan embrio tersebut karena menganggapnya sudah terlalu tua.

Baca juga: Mengenal Program Bayi Tabung, Bagaimana Prosesnya?

Direktur pengembangan NEDC Mark Mellinger mengatakan, sebenarnya selama embrio disimpan dengan benar, maka tidak ada tanggal kedaluwarsa dan kualitasnya tetap terjaga.

"Ahli embriologi dan medis kami percaya selama embrio dibekukan dengan benar dan dirawat dengan baik, tidak ada masa simpan untuk embrio beku," kata Mellinger kepada Insider.

Hal senada juga diungkapkan oleh Dr. Jeffrey Keenan, yang membantu melakukan transfer embrio kepada Tina.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya pikir ini adalah bukti positif bahwa tidak ada embrio yang boleh dibuang terutama karena alasan tua," katanya.

Baca juga: Operasi Embrio Pertama di Dunia Digelar untuk Angkat Bibit Penyakit

Staf penelitian medis di University of Tennessee menetapkan kelahiran Molly sebagai rekor dunia penyimpanan embrio beku terlama sebelum akhirnya dicairkan dan ditransfer ke rahim.

Sebelumnya rekor itu dipegang oleh kakak Molly, Emma Wren. Pada saat ditransfer ke rahim Tina, embrio Emma berusia 24 tahun.

Namun Tina dan suaminya tak memedulikan hal itu. Bagi mereka, kebahagiaan memiliki anak sudah melebihi apapun.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.