Kompas.com - 06/12/2020, 09:57 WIB
Ilustrasi cemas dan takut KatarzynaBialasiewiczIlustrasi cemas dan takut

Kekhawatiran jangka panjang juga dapat menimbulkan masalah di dalam tubuh yang bahkan mungkin tidak kamu ketahui.

Baca juga: Benarkah Stres Dapat Membuat Kita Sakit?

Peran kortisol

"Ketika seseorang mengalami stres fisik atau emosional, sistem saraf simpatik tubuh aktif," kata Dr. Borland.

Ini menghasilkan apa yang disebut respons menghadapi atau menghindar. Dimana, tubuh akan bersiap untuk mempertahankan diri secara fisik dari ancaman, atau melarikan diri.

Kala kamu menghadapi hal ini, tubuh akan mengalami reaksi fisiologis seperti:

  • Denyut jantung meningkat
  • Nafas menjadi cepat
  • Sesak napas
  • Pusing
  • Sakit kepala
  • Mual
  • Otot tegang

Salah satu alasan respons fisik ini adalah adanya pelepasan kortisol. Kortisol adalah hormon yang memberi sinyal pada tubuh untuk melepaskan glukosa, sejenis gula yang memberikan energi ke otot. Otot akan membutuhkan glukosa saat melawan atau lari dari ancaman.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meskipun sebagian besar pemicu stres yang kerap dihadapi tidak selalu dibarengi dengan respon fisik seperti di atas, namun perasaan stres, seperti stres karena pekerjaan, akan membuatmu merasa ingin melarikan diri dari kantor.

Respon ini masih akan memicu pelepasan kortisol yang menghambat produksi insulin dan mempersempit arteri.

Begitu rasa stres berlalu, kadar kortisol biasanya kembali normal, dan tubuh akan pulih dari efeknya.

Tetapi ketika stres menjadi kronis, kadar kortisol tetap tinggi dan dalam jangka panjang, ini dapat berubah menjadi sejumlah masalah, termasuk diabetes, penyakit kardiovaskular, dan masalah pencernaan kronis seperti sindrom iritasi usus besar.

Baca juga: Badan Nyeri dan Sakit, Bisa Jadi Gejala Stres!

Bagaimana cara mengendalikan stres

Kabar baiknya, kamu bisa menghindari masalah kesehatan yang terkait dengan kekhawatiran kronis dengan mempelajari cara mengelola stres.

Dr Borland menyarankan langkah-langkah berikut untuk membantumu mengatasi stres:

  • Berolahraga secara rutin. Lakukan beberapa jenis latihan setiap hari, baik latihan kekuatan, latihan aerobik, atau hanya sekedar jalan-jalan.
  • Berusaha rileks dan tarik napas dalam-dalam saat kecemasan datang. Ulangi kata-kata yang menenangkan atau bayangkan suasana yang tenang. Hal ini dapat dilatih dengan meditasi.
  • Makan sehat, fokus pada diet seimbang. Selain itu, batasi asupan kafein dan gula, yang dapat membuatmu terjaga dan berkontribusi pada kecemasan dan insomnia.
  • Tetap berhubungan dengan orang yang menyayangimu. Dapatkan dukungan dari pasangan atau orang penting lainnya, seperti, orang tua, saudara dan teman.
  • Ikut serta dalam aktivitas yang menyenangkan dengan keluarga dan teman. Tersenyumlah, tertawa, dan lepaskan stres.
  • Carilah aktivitas yang menenangkan dan kreatif. Cobalah melukis atau menggambar, berkebun atau memasak.
  • Bersyukur. Berfokuslah pada apa yang sudah kamu capai dan syukurilah. Perhatikan apa yang membuatmu merasa bersyukur.
  • Bicaralah dengan dokter dan, jika perlu, cari perawatan kesehatan mental profesional. Jangan ragu untuk menghubungi dokter, terutama jika kamu sedang menghadapi depresi atau kecemasan.

Baca juga: 7 Cara Sederhana Mengatasi Stres dan Kecemasan

Khawatir adalah bagian dari hidup setiap orang, dan beberapa waktu belakangan bahkan telah membuat banyak orang stres.

Namun dengan mengambil langkah-langkah untuk mengelola stres secara proaktif, kamu dapat membantu memastikan bahwa kekhawatiran yang kamu rasakan sehari-hari, dengan tingkat ringan, tidak akan mengganggu kesehatan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X