Kompas.com - 07/12/2020, 13:52 WIB
Ilustrasi anak belajar daring, Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama pandemi Covid-19. Orangtua perlu memahami karakteristik cara belajar anak usia 5-12 tahun. SHUTTERSTOCK/TravelpixsIlustrasi anak belajar daring, Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama pandemi Covid-19. Orangtua perlu memahami karakteristik cara belajar anak usia 5-12 tahun.
|
Editor Wisnubrata

Bantu anak untuk beristirahat dari layar dengan metode 20-20-20.

"Setiap 20 menit, lihatlah sesuatu yang berjarak setidaknya 20 kaki (sekitar enam meter) selama 20 detik," jelas Williamson.

"Ini membuat mata berhenti melihat target dekat."

Untuk hasil lebih baik, gabungkan metode tersebut dengan permainan di luar ruangan.

"Bermain di luar bagus untuk mata anak," kata dia.

"Saat anak menghabiskan lebih banyak waktu di luar dan lebih sedikit waktu melihat objek yang dekat, ia menurunkan peluang mengalami rabun jauh."

Baca juga: Tips Cegah Kerusakan Mata Anak akibat Sering Main Gawai

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hindari penggunaan obat tetes mata

Hindari penggunaan obat tetes mata pada anak sebelum berkonsultasi dengan dokter.

"Saya tidak merekomendasikan obat tetes untuk anak kecuali dokter mata mereka menyarankannya," tutur Williamson.

"Ada begitu banyak jenis obat tetes mata, dan beberapa bisa berbahaya jika tidak digunakan dengan benar."

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.