Kompas.com - 10/12/2020, 08:43 WIB
Ilustrasi eye shadow ShutterstockIlustrasi eye shadow

Lebih parahnya lagi, salah satu produk yang ditemukan mengandung asbes juga dipasarkan kepada anak-anak dan sangat berisiko terhadap penyakit paru-paru maupun organ lain yang masih berkembang.

Asbes dan risiko kesehatan yang serius

Penelitian ekstensif mengaitkan paparan asbes pada jaringan parut paru-paru dan penebalan jaringan paru-paru, yang dapat menyebabkan kesulitan bernapas.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), mineral tersebut juga dikaitkan dengan risiko lebih tinggi dari berbagai jenis kanker, termasuk kanker paru-paru dan jenis tumor langka yang dikenal sebagai mesothelioma.

Mesothelioma diketahui dapat memengaruhi paru-paru, jantung, dan organ lainnya.

Ahli patologi di Rumah Sakit Mount Sinai, Dr Ron Gordon menemukan bukti, bahwa kasus penyakit mesothelioma berhubungan langsung dengan penggunaan kosmetik yang terkontaminasi asbes.

"Saya yakin ini masalah kritis. Saya tidak mengatakan kosmetik adalah penyebab setiap jenis tumor, tetapi menjadi hanya menjadi salah satunya saja," terangnya kepada Insider.

Kurangnya pengawasan yang ketat

Kontaminasi asbes selama produksi dapat menjadi masalah pada produk bedak maupun kosmetik lainnya.

Mengingat asbes merupakan hasil tambang yang sering dipakai dalam industri otomotif, konstruksi, dan tekstil. 

Baca juga: Waspada 8 Faktor Risiko Kanker Paru Ini, dari Asbes hingga Radon

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.