Kompas.com - 12/12/2020, 06:00 WIB

KOMPAS.com - Wanita bernama Listia Magdalena, atau lebih dikenal sebagai Paopao pernah mengalami peristiwa tragis pada tahun 2010 lalu.

Kala itu, dia yang masih berstatus mahasiswa di Universitas Pelita Harapan mengalami 17 luka tusuk di sekujur tubuhnya.

Seluruh luka tusuk tersebut dilakukan oleh pelaku yang tidak lain adalah teman kuliahnya, Maisy Nathania.

Paopao menceritakan kembali insiden itu dalam talk show "Berawal Tragis Berujung Bisnis" yang disiarkan live di akun Instagram @tya_magdalena, Jumat (11/12/2020) sore.

Baca juga: Mengenal Kolagen, Senjata Jennifer Aniston Jaga Kesehatan Kulit

"Aku sama dia gak deket banget sih, cuma teman biasa. Waktu kejadian itu dia mau numpang mobil aku sampai Mal Puri Indah," ucap Paopao mengisahkan.

"Gak ada firasat apa pun. Di dalam mobil juga kita gak ngobrol apa-apa. Begitu sampai depan gerbang mal, dia minta turun dan tusuk badan aku."

"Ada mobil yang parkir di depanku, terus orangnya turun langsung nolongin," kata dia.

Namun, Paopao mengaku tidak menyimpan dendam kepada temannya itu. "Dan kalau ditanya kenapa bisa maafin, agak bingung sebenarnya," ujar dia.

"Aku anggap ini adalah kecelakaan yang memang sudah terjadi. Aku fokus pada orang-orang yang sayang sama aku. Kalau fokus sama dia, malah capek sendiri."

Insiden yang dialaminya ini pun tidak membuat Paopao trauma. Meski pihak keluarga sempat mendatangkan psikiater saat dia menjalani proses pemulihan di rumah sakit.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.