Kompas.com - 13/12/2020, 10:14 WIB

KOMPAS.com – Tahapan perkembangan bayi yang sering ditunggu para ibu adalah mengonsumsi makanan pertamanya ketika bayi berusia 6 bulan. Makanan pendamping ASI (MPASI) ini harus menyesuaikan dengan kemampuan dan perkembangan pencernaannya.

Selain jenis makanan dan variasi rasa, tekstur makanan bayi juga secara bertahap bisa ditingkatkan mulai dari bubur halus, hingga yang kental, dan akhirnya padat mengikuti pola makan keluarga.

Transisi dari satu tekstur ke tekstur lain sangat penting untuk mengajarkan bayi cara mengunyah dan menggunakan otot-otot mulutnya, bahkan berpengaruh pada kemampuan bicaranya.

Menurut dokter spesialis anak MN Ardi Santosa, sangat penting menyesuaikan tekstur makanan dengan kemampuan oromotor bayi.

Makanan bayi instant Yummy Bites untuk usia 8 bulan.Yummy Bites Makanan bayi instant Yummy Bites untuk usia 8 bulan.
Anak yang sehat dan berusia satu tahun idealnya sudah mengonsumsi padat. Makanan yang bertekstur ini membantu anak melatih otot-otot mulutnya yang ia gunakan untuk berbicara. Jika otot-otot mulut anak tidak dilatih, maka dapat berpengaruh pada perkembangan dan kemampuan bicaranya.

Baca juga: Cegah Stunting, Protein Hewani Harus Ada dalam MPASI

Secara umum, anak berusia 6 bulan mengonsumsi makanan bubur semi-cair alias tidak terlalu kental atau pun cair.

Di usia 7 bulan bayi bisa diajarkan mengonsumsi bubur yang lebih kental, lalu di atas 8 bulan makanan bayi cukup dihancurkan dengan “masher”, bukan diblender atau bubur saring.

Di usia 9 bulan bayi dapat diberikan nasi tim, dan di usia 10 bulan makanan bayi akan semakin kasar, hingga akhirnya di usia satu tahun bisa mengonsumsi makanan padat seperti nasi dan lauk pauk.

Makanan instant

Produk makanan bayi Yummy Bites Meal memperkenalkan produk makanan dengan tiga tahapan tekstur, yaitu halus, semi padat, dan padat.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.