Kompas.com - 13/12/2020, 11:02 WIB
Ilustrasi duduk dan nonton TV BartekSzewczykIlustrasi duduk dan nonton TV

KOMPAS.com - Berbagai bukti ilmiah menyebutkan bahwa jarang berolahraga akan membuat kita beresiko tinggi mengidap diabetes. Faktanya, 9 dari 10 diagnosis diabetes tipe dua bisa dicegah jika beberapa faktor risiko dihindari.

Faktor risiko yang dimaksud adalah kelebihan berat badan, pola makan buruk, merokok, dan yang paling penting malas berolahraga.

“Nutrisi seimbang yang dilengkapi dengan olahraga teratur adalah hal penting dalam menjaga kebugaran tubuh. Jadi, penting untuk menghindari pola hidup sedentari atau kurang melakukan aktivitas fisik atau bergerak. Kebiasaan ini merupakan pintu menuju berbagai penyakit degenerative di kemudian hari,” kata Chairman Herbalife Nutrition Institute, Dr.David Heber, dalam talkshow virtual (12/12/2020).

Ia mengatakan, banyak penelitian yang mengaitkan kebisaan kurang bergerak dengan obesitas dan berujung pada diabetes.

Meski tidak berarti bahwa semua orang yang mengalami obesitas akan diabetes, tetapi ada hubungan langsung antara keduanya.

Baca juga: Catat! Ini 4 Penyakit yang Bisa Dicegah dengan Aktif Bergerak

“Jawaban dari diabetes adalah perbaikan pola makan dan berolahraga lebih sering. Sederhananya, menghindari diabetes adalah tentang membuat keputusan lebih sehat tentang komitmen olahraga dan apa yang kita makan,” ujar Heber.

Menurutnya, aktif bergerak untuk menghindari diabetes sebenarnya tidak terlalu berat.

“Hanya 150 menit aktivitas fisik atau olahraga yang cukup intens setiap minggu atau 20-25 menit sehari, dapat membantu. Dengan demikian aliran darah akan meningkat,” paparnya.

Penelitian yang dilakukan tim dari Harvard School of Public Health menyebut, setiap dua jam yang kita habiskan untuk duduk-duduk di depan televisi akan meningkatkan risiko diabetes sampai 14 persen.

Kita memang tidak harus berolahraga setiap jam, tetapi kurangi waktu duduk untuk mulai berdiri, melakukan peregangan, atau bergerak, secara rutin, sehari-hari.

Sementara itu, prinsip pola makan yang dianjurkan antara lain menjadikan buah dan sayuran wajib ada dalam piring makanan, menghindari minuman yang tinggi gula, menghindari makanan kemasan yang penuh dengan garam dan lemak jenuh, serta menjadikan serat sebagai bagian dari makanan harian.

Baca juga: 6 Langkah Mengubah Pola Makan agar Prediabetes Tak Jadi Diabetes



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X