Kompas.com - 14/12/2020, 08:04 WIB
ilustrasi anak mimpi buruk shutterstockilustrasi anak mimpi buruk

KOMPAS.com - Mimpi buruk merupakan fenomena umum yang terjadi pada anak-anak dan balita. Namun, mimpi buruk pada anak bisa berefek panjang dan membuat mereka tak bisa tidur.

Pasalnya, anak-anak akan merasa takut dan khawatir jika mimpi itu kembali datang pada tidur mereka.

Mimpi buruk ini sering dikaitkan dengan pikiran buruk dan terjadi saat larut malam. Perasaan seperti marah, stres, cemas, sedih, dan depresi bisa memicu mimpi buruk.

Anak-anak yang mengalami trauma atau terpisah dari pengasuhnya juga sering mengalami mimpi buruk.

Jika anak Anda mengalami mimpi buruk, berikut adalah langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi kemungkinan mengalami mimpi buruk pada anak.

1. Pastikan mereka cukup tidur

Anak-anak harus cukup tidur dan memiliki tidur yang nyenyak minimal 3 jam. Selain itu, pastikan pola tidur anak teratur tanpa ada jeda.

Baca juga: Mimpi tentang Meninggal, Apa Artinya?

2. Mereka harus terbuka

Pastikan anak ekspresif dan mau mengungkapkan masalah dan apa yang mereka rasakan. Mengekspresikan emosi dan melampiaskan penting untuk ketenangan pikiran.

Ajarkan anak untuk bercerita tentang apapun yang mereka hadapi sejak kecil, dan jangan menghakimi mereka.

Halaman:


Sumber Pinkvilla
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X