Kompas.com - 14/12/2020, 12:31 WIB
Ilustrasi cocoa butter. Dok. Shutterstock/Olyina VIlustrasi cocoa butter.

KOMPAS.com - Mentega atau butter merupakan salah satu bahan yang sering digunakan untuk membuat atau memanggang kue.

Kebanyakan orang biasanya menggunakan mentega tanpa rasa alias mentega tawar. Tapi tidak ada salahnya sesekali menggunakan mentega asin.

Mentega asin bisa memberikan cita rasa dan tekstur yang berbeda pada hidangan. Jenis mentega ini sangat bagus untuk dioleskan di atas roti panggang.

Berikut penjelasan tentang pengaruh mentega asin terhadap proses memanggang.

1. Kesegaran

Kandungan garam dalam mentega asin bertindak sebagai pengawet. Oleh karenanya mentega asin lebih tahan lama dibanding mentega tawar.

Hal ini juga berpengaruh terhadap kesegaran kue atau roti yang dipanggang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Banyak juru masak mengatakan, mentega asin memberi kesegaran ketika bercampur dengan bahan lain. Kesegaran itu dapat dirasakan ketika hidangan sudah jadi.

Baca juga: 5 Makanan yang Makin Lezat Memakai Butter

2. Rasa

Tingkat natrium pada mentega asin lebih tinggi. Tapi jumlahnya bervariasi tergantung merek.

Kebanyakan resep membuat kue menggunakan mentega tawar. Apabila diganti dengan mentega asin, maka bisa ada perubahan rasa karena tingkat natrium yang berbeda.

Tapi tak perlu takut keasinan. Sebab saat membuat adonan, tingkat asin masih bisa diatur.

"Mengganti bahan menjadi mentega asin memang bisa sedikit menantang. Tetapi dari situ akan mendapatkan hasil yang sedikit berbeda dari biasanya."

Demikian yang diungkap Sarah Carey, direktur editorial makanan dan hiburan di Martha Stewart Living ,

Baca juga: Margarin atau Mentega, Mana yang Lebih Sehat?

Ilustrasi memanggang kueShutterstock Ilustrasi memanggang kue

3. Tekstur

Mentega asin mengandung lebih banyak air daripada mentega tawar. Pengujian menemukan, jumlah air di mentega asin 10-18 persen lebih banyak, tergantung mereknya.

Ini dapat memengaruhi tekstur hidangan. Sebab kelebihan air dapat mengganggu proses kimiawi yang menyebabkan terbentuknya gluten.

Mentega dengan kadar air rendah lebih disukai untuk memanggang. Memang perbedaannya tidak terlihat pada roti panggang. Tapi pada kue, terutama kue kering perubahannya bisa sangat terasa.

Pada akhirnya, untuk menentukan apakah sebaiknya menggunakan mentega asin atau tawar, coba perhatikan rekomendasi resep.

Para pembuat resep telah melakukan serangkaian uji coba dan mencicipi makanan sebelum resepnya dibagikan ke orang lain.

Bila ingin mencoba bereksperimen, tak ada salahnya mencoba sesuatu yang sedikit berbeda dari resep.

Baca juga: Membuat Roti Tanpa Ragi, Bisakah Disebut Roti?


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.