Kompas.com - 15/12/2020, 13:11 WIB
Ilustrasi kucing. SHUTTERSTOCK/DARIA MINAEVAIlustrasi kucing.

3. Terganggu
Telinga yang bergerak-gerak menunjukkan adanya peningkatan rasa terganggu pada kucing.

Sementara telinga yang menghadap ke samping sambil bergetar-getar dengan sangat cepat adalah reaksi terhadap stimulasi yang tinggi.

Jika anjing, orang atau kucing lain yang memicu stimulasi tersebut tidak pergi, kucing tersebut mungkin saja akan bereaksi mengancam atau menyerang.

4. Takut
Kucing yang ketakutan atau marah akan mendekatkan telinganya ke arah kepala.

Cara ini dilakukan untuk membuat telinga mereka berada di luar jangkauan cakar dan gigi, sebagai persiapan untuk bertarung atau lari.

Kucing akan menyerang jika sumber yang dianggapnya mengancam mengabaikan tanda peringatan tersebut.

Meski kerap terabaikan, ingatlah bahwa telinga adalah barometer yang bisa membantu pemilik kucing mengantisipasi dan menghindari potensi masalah.

Baca juga: Punya Banyak Kucing, Begini Caranya agar Mereka Rukun

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X