Kompas.com - 16/12/2020, 07:07 WIB
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Rasa pusing, sensasi berputar di kepala, hingga tubuh kehilangan keseimbangan merupakan gejala bahwa kita mengalami vertigo.

Vertigo bisa disebabkan berbagai hal, mulai dari penurunan tekanan darah secara tiba-tiba, dehidrasi, bangun terlalu cepat, konsumsi obat-obatan, gangguan telinga bagian dalam, atau mabuk perjalanan.

Kondisi vertigo tidak dapat diabaikan karena sejumlah studi menemukan kondisi ini juga terkait dengan gejala Covid-19.

Untuk saat ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Centers for Disease Control and Prevention (CDC) tidak menyertakan pusing atau vertigo sebagai gejala virus corona.

Namun, CDC mencatat bahwa daftar yang dibuat tidak mencantumkan semua gejala yang mungkin terjadi.

Baca juga: Hilangnya Indera Perasa dan Penciuman Jadi Gejala Khas Covid-19?

Benarkah pusing termasuk gejala Covid-19?

Sebuah temuan studi yang diterbitkan dalam Ear, Nose & Throat Journal menyebutkan, pusing sebagai salah satu manifestasi klinis utama Covid-19.

Dalam studi itu, para peneliti meninjau 14 studi berbeda mencakup data dari 141 pasien virus corona.

Peneliti menemukan, semua pasien mengalami vertigo di beberapa titik. Selain itu, terungkap bahwa pusing merupakan gejala awal pada tiga pasien, dan dua pasien di antaranya juga mengalami gejala pernapasan.

"Penting agar dokter yang melakukan perawatan tetap waspada, terutama saat menangani gejala nonspesifik seperti pusing, karena dapat mudah terabaikan," tulis peneliti.

Sebuah laporan kasus yang diterbitkan pada bulan Juli lalu menjelaskan, seorang pria berusia 78 tahun pergi ke unit gawat darurat pada bulan Maret dengan keluhan pusing dan kehilangan keseimbangan sebagai gejala utama.

Kendati tidak memiliki gejala Covid-19 yang diketahui, ia dinyatakan positif mengidap virus corona.

"Dokter garis depan perlu menyadari gejala awal dan tidak spesifik yang terkait infeksi SARS-CoV-2," tulis peneliti.

Baca juga: 7 Gejala Baru Infeksi Covid-19 yang Mengejutkan

Laporan kasus lain yang diterbitkan pada bulan Juni menyebutkan wanita berusia 20 tahun mendatangi rumah sakit karena keluhan vertigo, mual, dan muntah.

Pada akhirnya, wanita tersebut juga dinyatakan positif terinfeksi Covid-19.

Menurut Iahn Gonsenhauser, MD, kepala petugas kualitas dan keselamatan pasien di Ohio State University Wexner Medical Center, belum ada kepastian mengapa Covid-19 berpotensi menyebabkan rasa pusing.

"Saat ini, mekanisme spesifik yang menjelaskan fenomena ini belum diidentifikasi," kata dia.

"Vertigo dan pusing adalah gejala umum yang terkait banyak virus, terutama penyakit yang disertai demam, bukan hanya Covid-19."

Akan tetapi, Amesh A Adalja, MD, peneliti senior di Johns Hopkins Center for Health Security, memberikan pandangan berbeda.

"Orang bisa mengalami dehidrasi atau merasa tidak enak badan akibat Covid-19, itu bisa membuat Anda pusing," sebutnya.

Penurunan kadar oksigen di dalam darah yang dapat terjadi pada kasus Covid-19 yang parah juga dapat menyebabkan perasaan vertigo.

Hal itu diutarakan John Sellick, DO, ahli penyakit menular dan profesor kedokteran di University at Buffalo/SUNY di New York, AS.

Baca juga: Seperti Apa Gejala Ringan yang Dirasakan Penderita Covid-19?

Pergi ke dokter apabila merasa pusing atau vertigo

Meskipun merasa pusing tidak serta-merta dikaitkan dengan Covid-19, konsultasikan kepada dokter jika pusing berlanjut atau tubuh kehilangan keseimbangan.

"Kami melihat kaitan antara pusing dengan banyak infeksi dan penyakit lain," kata Sellick.

Gonsenhauser juga menekankan pusing bukanlah kondisi yang bisa dibiarkan.

"Pusing dan vertigo bisa menjadi tanda dari kondisi yang berpotensi berbahaya dan mengancam nyawa, seperti masalah kardiovaskular, stroke, infeksi serius, dan sepsis, serta banyak lagi," tuturnya mengingatkan.

Jika pusing datang tiba-tiba dan tidak terkait demam atau kondisi bawaan, Gonsenhauser menganjurkan kita untuk segera pergi ke dokter.

Baca juga: Makanan Terasa seperti Bensin dan Kertas, Gejala Tak Lazim Covid-19

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber MSN
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.