Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Cara Membersihkan Paru-paru Setelah Berhenti Merokok

Kompas.com - 16/12/2020, 11:21 WIB
Nabilla Tashandra

Editor

Olahraga dapat meningkatkan sirkulasi oksigen dan memungkinkan tubuh lebih efisien membuang kelebihan karbon dioksida yang dihasilkan tubuh saat berolahraga.

3. Menghindari polutan
Menghindari asap rokok, debu, jamur, dan bahan-bahan kimia akan mendorong fungsi paru-paru yang sehat.

Penelitian terhadap hewan menemukan bahwa paparan dari udara yang bersih dan tersaring dapat menurunkan produksi lendir di paru-paru.

Adapun lendir dapat menghalangi saluran udara yang lebih kecil dan membuat tubuh sulit mendapatkan oksigen.

Sebelum pergi ke luar rumah, periksa terlebih dahulu kualitas udaranya. Jika itu adalah hari dengan kualitas udara yang buruk, maka pertimbangkan untuk keluar di lain hari.

Baca juga: Olahraga di Daerah Polusi, Bagaimana Dampaknya Bagi Kesehatan?

4. Minum air hangat
Menurut American Lung Association, menjaga tubuh tetap terhidrasi penting untuk menjaga kesehatan paru-paru.

Minum sekitar 2000 liter air per hari akan membantu mengencerkan lendir di paru-paru, yang akan memudahkan Anda untuk membuangnya ketika batuk.

Minum minuman hangat, seperti teh, kaldu atau sekadar air putih hangat, dapat menyebabkan penipisan lendir, sehingga lendir akan lebih mudah dibersihkan melalui saluran udara.

Selain itu, minum teh hijau juga secara khusus dinilai mampu mencegah beberapa jenis penyakit paru-paru karena sifat anti-peradangan yang dimilikinya.

Dalam sebuah studi pada 2018, peserta yang mengonsumsi teh hijau memiliki kemungkinan mengembangkan PPOK dua kali lebih kecil.

Baca juga: Rajin Minum Teh Hijau Memperpanjang Umur

5. Terapi uap
Terapi uap melibatkan aktivitas menghirup uap air untuk mengencerkan lendir dan mengurangi peradangan di saluran udara.

Sebuah studi tahun 2018 menemukan bahwa pada kelompok kecil pasien PPOK, penggunaan masker uap dapat secara signifikan meningkatkan kemampuan pernapasan mereka.

Penting untuk diperhatikan bahwa meskipun gejala yang dialami oleh kelompok ini segera reda, tetapi mereka tidak melihat perubahan apa pun pada kesehatan paru-paru mereka secara keseluruhan setelah terapi uap dihentikan.

Jadi, terapi ini mungkin efektif sebagai solusi jangka pendek. Namun, para ilmuwan perlu melakukan riset lebih jauh sebelum memahami manfaat terapi uap terhadap kesehatan paru-paru.

6. Makan makanan anti-peradangan
Paru-paru para perokok cenderung mengalami peradangan, yang dapat membuat mereka sulit bernapas.

Meskipun tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa konsumsi makanan tinggi anti-inflamasi dapat mencegah peradangan paru-paru, penelitian meenunjukkan bahwa cara ini dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh.

Maka, tidak ada salahnya untuk mencoba mengonsumsi beberapa makanan berikut:

  • Blueberry 
  • Ceri 
  • Bayam 
  • Kubis 
  • Zaitun 
  • Kacang almond 

Baca juga: Hati-hati, 5 Jenis Makanan Ini Bisa Sebabkan Peradangan

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com