Kompas.com - 16/12/2020, 21:00 WIB
Ilustrasi kucing hamil. SHUTTERSTOCK/BOY67Ilustrasi kucing hamil.

Beberapa orang memiliki alergi terhadap kucing. Saat alerginya kambuh, mereka bisa saja sesak napas.

Pemilik kucing yang mempunyai alergi apabila tidur bersama hewan peliharaannya dapat kesulitan bernapas. Akibatnya kualitas tidur terganggu.

"Jika pemilik kucing pernah mengalami alergi, jangan biarkan kucing tidur di atas kasur. Kalau perlu keluarkan kucing dari kamar," kata Dr. DeWire.

Di sisi lain, kucing tetap bisa berkeliaran di dalam kamar apabila ada filter HEPA (penyaring udara). Dengan begitu dapat mencegah pemicu alergi dan asma saat tidur.

3. Kutu dan parasit lainnya

Saat pemilik berbagi tempat tidur dengan kucing, ada kemungkinan pemilik dan kucing juga berbagi parasit.

Kutu, parasit, dan bakteri mungkin saja hinggap di bulu kucing yang tidak terlihat mata. Terlebih jika kucing suka berkeliaran di luar rumah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Parasit yang menempel di tubuh manusia bisa menyebabkan masalah kesehatan. Misalnya saja kutu, gigitannya dapat memicu gatal di kulit.

Konsultasikan ke dokter hewan cara terbaik untuk mencegah parasit 'hidup' di tubuh kucing.

4. Mengancam anak kecil

Membiarkan kucing tidur bersama sangat tidak disarankan apabila pemilik mempunyai bayi. Bulu-bulu kucing bisa saja rontok di kasur dan mengganggu pernapasan bayi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.