Kompas.com - 17/12/2020, 16:40 WIB
Ilustrasi deteksi kanker payudara ShutterstockIlustrasi deteksi kanker payudara
|
Editor Wisnubrata

"Ukur kemampuan badan. Kalau Anda merasa kondisi badan sudah oke, bisa kembali bekerja," sebut Walta.

"Tapi, pasti ada penyesuaian, seperti mengubah waktu kerja atau jumlah tugasnya dikurangi."

"Jika pasien merasa tidak bisa lagi melakukan dinas malam, konsultasikan kepada dokter. Nanti dokter akan memberikan rekomendasi agar jam kerja pasien di kantor bisa disesuaikan," sambung dia.

Ditambahkan Walta, bagi penyintas kanker payudara, menjaga pola makan juga menjadi perhatian utama.

Bagi penyintas yang mengalami hormonal positif, dia menganjurkan untuk menghindari makanan berlemak.

"Kurangi makanan berlemak karena jenis makanan tersebut dapat meningkatkan kadar estrogen."

"Intinya tetap positive thinking, healthy living, dan still happy. Karena pasien butuh energi dan imunitas untuk pertahanan tubuh," ujar Walta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Studi Ungkap Kanker Bisa Dicegah dengan Menurunkan Berat Badan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.