Kompas.com - 18/12/2020, 13:35 WIB
ilustrasi bandara Shutterstockilustrasi bandara
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Musim liburan akhir tahun dimanfaatkan sebagian besar orang untuk berwisata. Namun di masa pandemi kita harus lebih berhati-hati saat berada di luar rumah.

Dari temuan studi terbaru, terungkap berjalan di lorong sempit atau tempat tertutup bisa meningkatkan risiko seseorang terpapar virus corona.

Studi tersebut dimuat ke dalam jurnal Psychics of Fluids pada Rabu (16/12/2020) lalu.

Para peneliti menganalisis penyebaran droplet atau tetesan liur yang dihasilkan dari seseorang yang batuk setelah orang tersebut berjalan di tempat dengan ukuran berbeda.

Dengan menggunakan simulasi aliran udara, peneliti menemukan jarak enam kaki atau dua meter belum aman untuk mencegah penularan virus dari satu orang kepada orang lain, tergantung pada bentuk ruangan.

Baca juga: Penting, Udara dalam Ruangan Harus Bersih Selama Pandemi

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Temuan dari studi itu menunjukkan partikel yang terinfeksi bisa tertinggal dan menempatkan orang ke dalam awan udara yang mengandung droplet.

Di saat seseorang batuk di koridor atau lorong sempit dan tertutup, awan ini bertahan di sana dan terkonsentrasi, sehingga membahayakan orang lain yang berjalan di lorong tersebut.

"Hal ini jadi tantangan besar dalam menentukan jarak aman untuk tempat dengan ukuran tertentu, seperti koridor yang sangat sempit, karena seseorang bisa jadi menghirup tetesan virus meski pasien berada jauh di depannya."

Demikian bunyi dari studi tersebut.

Tempat-tempat seperti lorong sekolah, area keberangkatan di bandara, dalam pesawat dan kereta, serta koridor di kantor bisa menimbulkan risiko lebih tinggi untuk penyebaran Covid-19, seperti dilaporkan Inverse.

"Sedikit perbedaan dalam aliran udara dapat secara signifikan mengubah pola penyebaran virus di udara," kata co-author studi Xiaolei Yang, PhD.

Xiaolei Yang merupakan peneliti di Institute of Mechanics di Chinese Academy of Sciences.

"Ini berarti Anda harus memakai masker meski tidak melihat orang lain di sekitar Anda."

Baca juga: Pandemi Belum Berakhir, Waspadai Penularan Covid-19 di Ruang Tertutup

Di samping tempat-tempat yang sudah disebutkan, ada situasi lain di mana kita berisiko terpapar Covid-19. Yaitu:

1. Menghadiri pesta di ruang tertutup

Gubernur kota New York Andrew Cuomo menunjukkan laporan data pelacakan kontak pada 11 Desember lalu.

Hasilnya, 74 persen kasus Covid-19 dari September hingga November terjadi akibat kegiatan berkumpul di dalam rumah.

2. Bercengkerama dengan teman yang tidak serumah

Studi meta-analisis dari University of Florida yang diterbitkan dalam jurnal JAMA Network Open pada 14 Desember menemukan hasil mengejutkan.

Temuan tersebut meninjau 54 penelitian yang mencakup 20 negara dan hampir 78.000 subjek.

Para peneliti menyimpulkan, bercengkerama dengan sahabat atau pasangan yang tidak tinggal serumah menyebabkan hampir 38 persen kasus Covid-19.

Baca juga: Haruskah Memakai Masker walau Sedang di Rumah?

3. Berada di mobil dengan jendela tertutup bersama orang lain

Dari studi yang diterbitkan dalam jurnal Science Advances, peneliti menggunakan model komputer untuk melakukan simulasi aliran udara di dalam mobil Toyota Prius dengan berbagai kombinasi jendela yang dibuka dan ditutup.

Peneliti menemukan, kombinasi yang menyebabkan risiko penularan Covid-19 tertinggi adalah saat di mana keempat jendela tertutup dengan lebih dari satu orang (tidak tinggal serumah) berada di dalam mobil.

Baca juga: Apakah Perlu Memakai Masker Saat Naik Mobil Sendirian?

4. Makan di restoran

Makan di restoran tidaklah aman. Studi dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) yang diterbitkan pada 11 September lalu membuktikan hal tersebut.

Hasil studi menyatakan bahwa orang dewasa punya kemungkinan dua kali lipat tertular virus corona jika orang tersebut telah makan di restoran sebelumnya.

Baca juga: Tips Aman Makan di Restoran

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Best Life
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.