Kompas.com - 18/12/2020, 16:28 WIB
Petugas kesehatan menggunakan alat pelindung diri saat tiba di pos pemeriksaan IGD Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19, Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (16/9/2020). Gubernur Anies Baswedan pada Sabtu pekan lalu mengatakan saat ini pasien terpapar Covid-19 dengan status Orang Tanpa Gejala atau OTG akan dirawat di RSD Wisma Atlet, sebanyak 1.740 pasien Covid-19 yang dirawat inap hingga Rabu, 16 September 2020. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPetugas kesehatan menggunakan alat pelindung diri saat tiba di pos pemeriksaan IGD Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19, Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (16/9/2020). Gubernur Anies Baswedan pada Sabtu pekan lalu mengatakan saat ini pasien terpapar Covid-19 dengan status Orang Tanpa Gejala atau OTG akan dirawat di RSD Wisma Atlet, sebanyak 1.740 pasien Covid-19 yang dirawat inap hingga Rabu, 16 September 2020.

Secara keseluruhan, para peneliti melihat 16,6 persen dari orang dengan Covid-19 dalam studi menularkan virus ke anggota keluarga mereka yang tinggal serumah. Namun, hanya 16,8 pasien positif Covid-19 yang menularkan virus kepada anak-anak.

Baca juga: Klaster Covid-19 Bermunculan, Ini Cara Cegah Penularan Corona di Dalam Ruangan

3. Orang dengan gejala berisiko menyebarkan virus

Studi juga mengungkap, orang dengan gejala berisiko menularkan virus ke anggota keluarga yang tinggal serumah sebesar 18 persen. Sedangkan orang tanpa gejala hanya berisiko 0,7 persen untuk menyebarkan virus.

4. Kita berisiko tertular dari orang yang tinggal serumah

Di saat berada di luar, kita cenderung menjaga diri dari paparan virus dengan menerapkan protokol kesehatan ketat seperti menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan. Namun, tingkat kewaspadaan kita akan berkurang saat kita di rumah.

Sebuah studi yang dilakukan Centers of Disease Control and Prevention (CDC) mengungkap, 53 persen orang yang tinggal dengan kerabat yang terinfeksi Covid-19 tertular virus tersebut dalam tujuh hari.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Demi Cegah Covid-19 Lebih Maksimal, Perlukah Pakai 2 Masker Sekaligus?

5. Melindungi diri dari virus di rumah

Tidak mudah menerapkan tindakan pencegahan virus di rumah. Karena itu, para ahli menyarankan seseorang untuk mengisolasi diri jika ada anggota keluarga yang sedang sakit.

Jika diperlukan, tunjuk satu anggota keluarga yang berisiko rendah untuk merawat pasien tanpa mengabaikan tindakan pencegahan.

"Anda dapat meminta orang yang sehat meletakkan makanan dan minuman bagi orang yang sakit di depan pintu kamar, kemudian langsung mencuci tangan," sebut dokter anak Tanya Altmann, MD.

Halaman:


Sumber BestLife
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X