Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 21/12/2020, 11:13 WIB

KOMPAS.com - Sembuh dari Covid-19 tak lantas membuat orang yang pernah terinfeksi bisa bernapas lega.

Sejumlah laporan menyebut ada beberapa efek samping yang bisa bertahan dalam jangka panjang. Salah satunya masalah di indra penciuman atau yang dikenal dengan istilah parosmia.

Parosmia adalah hilangnya kemampuan untuk mengenali aroma makanan atau minuman secara tepat karena terjadi distorsi pada indera penciuman.

Pakar penyakit infeksi saraf dari Colorado's UCHealth Dr.David Beckham mengatakan, bentuk efek samping neurologis tersebut umumnya ditemukan dalam penelitian yang lebih besar.

Dia memperkirakan kira-kira 25 persen dari pasien yang ditemuinya melaporkan mengalami parosmia. Kondisi ini membuat mereka tidak bisa mengenali aroma atau rasa.

Menurut Beckham, berdasarkan penelitian, kondisi itu terjadi setelah virus SARS-CoV-2 merusak saraf di area sinus. Akibatnya jalannya sinyal saraf sensorik di hidung ke otak terganggu.

Baca juga: Anosmia Gejala Paling Umum Covid-19, Bagaimana Terjadinya?

“Kami tidak sepenuhnya paham mengapa ada yang mengalami parosmia dan ada yang tidak," ungkap Beckham kepada WKRG.

Dirinya menambahkan, parosmia dapat pulih seiring berjalannya waktu. Tapi tergantung dari seberapa banyak cedera yang terjadi pada saraf

Sementara itu, ahli diet Amanda Frankeny mengaku pernah mengalami kondisi ini kira-kira seminggu setelah gejala Covid-19 pertamanya muncul pada bulan Maret.

“Saya mulai memerhatikan hal-hal yang terasa tidak enak. Saya tidak bisa mencium apapun, rasa cokelat seperti daging merah dan jadi menghilang, ”kata Frankeny.

Hal itu membuat dirinya merasa tidak ada makanan yang menggugah selera. Indra perasa dan penciumannya terdistorsi.

Bahkan meskipun kemampuan indra perasanya kembali berfungsi beberapa minggu kemudian, Frankeny tetap merasa tidak nyaman.

"Menurut saya, itu adalah bagian terburuk dari penyakit Covid-19 dibandingkan dengan semuanya," kata dia.

Baca juga: Gejala yang Tersisa Setelah Sembuh dari Covid-19

Pasien lain yakni Brittney Hansen mengalami parosmia jangka panjang. Dia kehilangan indra perasa dan penciumannya selama sembilan bulan.

Sama seperti Frankeny, Hansen mengalami parosmia seminggu setelah gejala pertama Covid-19 muncul.

Walaupun dia kembali mendapatkan fungsi indera perasa dan penciuman, tetap ada yang berubah dari pola makannya.

Hansen tidak lagi mengonsumsi sebagian besar makanan dan minuman panas karena merasa aneh.

"Rasanya seperti ada sesuatu yang mati dan mengerikan. Makanan dan minuman panas membuat saya ingin muntah, kopi dan steak baunya seperti daging mati yang membusuk,” kata Hansen.

Dirinya telah mencoba melakukan terapi aroma menggunakan minyak esensial. Tujuannya untuk melatih kembali indra penciuman dan perasa yang hilang.

Berkaitan dengan hal ini, Beckham mengatakan tidak ada cukup informasi tentang gejala-gejala tersebut yang bisa memahami dampak jangka panjangnya.

Dia menyarankan, siapa pun yang mengalami gejala serupa tetap berhubungan dengan dokter untuk memantau setiap perubahan.

Baca juga: INFOGRAFIK: Apa Itu Anosmia?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber WKRG


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.