Kompas.com - 22/12/2020, 10:22 WIB

Untuk musik, frekuensi itu bisa diperoleh dari musik klasik atau melodi yang menghasilkan suara repetitif. Seperti unsur string, suara alam, air, dan angin.

Bunyi-bunyian tersebut membuat tanaman bahagia. Hingga bisa mempercepat pertumbuhan tanaman, pengamatang, dan memperindah warna daun.

“Penelitian ini dilakukan di tanaman indoor,” sambung dia.

Kemudian, suara yang membuat tanaman "bahagia" ini akan bagus bila diperdengarkan sebelum pukul 10.00 dan sesudah pukul 15.00.

Baca juga: Menurut Feng Shui, Hindari Memelihara 3 Jenis Tanaman Ini di Rumah

Di luar jam itu tidak bagus untuk tanaman. Sebab, tanaman tengah beradaptasi dengan suhu sekitar. Bila ditambah bunyi-bunyian akan menguras energinya sehingga sulit untuk bertahan.

Selain itu, hindarilah suara yang tidak disukai tanaman. Yaitu suara dengan frekuensi rendah atau di bawah 20 hertz.

Suara itu diperoleh dari bunyi noise, orang berisik, teriakan orang, motor, petasan, dan bas.

“Suara itu mengganggu kenyamanan tanaman,” ucap Anggung.

Berdasarkam keyakinan ini, Bottlesmoker yang terdiri dari dua musisi ini mengadakan konser plantasia beberapa waktu lalu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.