Kompas.com - 22/12/2020, 15:30 WIB
Mural yang dibuat oleh petugas prasarana dan sarana umum (PPSU)  bertemakan kewaspadaan virus Corona atau Covid-19 terlihat di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (14/8/2020). Mural tersebut memperlihatkan petugas medis membawa sebuah peti yang mengingatkan warga agar selalu waspada dengan Covid-19 dan mencegahnya dengan 3M (Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGMural yang dibuat oleh petugas prasarana dan sarana umum (PPSU) bertemakan kewaspadaan virus Corona atau Covid-19 terlihat di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (14/8/2020). Mural tersebut memperlihatkan petugas medis membawa sebuah peti yang mengingatkan warga agar selalu waspada dengan Covid-19 dan mencegahnya dengan 3M (Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan).

KOMPAS.com - Kasus Covid-19 di tanah air masih menunjukkan tren peningkatan. Tingkat kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan menjadi salah satu aspek yang perlu ditingkatkan.

Meski begitu, tingkat kepatuhan rupanya juga banyak dipengaruhi oleh pengetuan masyarakat.

Hal itu diketahui dari hasil survei yang dilakukan Tim Sinergi Mahadata Universitas Indonesia (UI) Tanggap Covid-19.

Survei online dilakukan oleh lembaga survei YouGov selama 2-4 November 2020, terhadap 2.125 responden menggunakan Systematic Random Sampling.

Tim peneliti, Dr. dr. Aria Kekalih, MT dari Fakultas Kedokteran UI menyebutkan delapan pengetahuan utama tentang Covid-19 yang ditanyakan kepada masyarakat.

Hasilnya, banyak masyarakat yang masih salah dalam menjawab empat dari delapan pengetahuan tersebut.

"Empat ini harus diantisipasi dan harus diedukasi ke masyarakat karena banyak yang menjawabnya masih tidak benar," ungkap Aria dalam pemaparan Tim Sinergi Mahadata UI Tanggap Covid-19, Senin (21/12/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam survei, masyarakat diminta untuk memilih opsi "benar", "salah" atau "tidak tahu".

Empat pengetahuan yang masih banyak salah, antara lain mengenai:

1. Tidak ada bukti ilmiah bahwa melakukan 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak) bermanfaat. Sebanyak 57,2 persen responden menjawab "benar" untuk pengetahuan ini.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X