Kompas.com - Diperbarui 14/09/2021, 20:57 WIB
Ejakulasi dini adalah kondisi ketika seorang pria mencapai klimaks sebelum dia atau pasangannya menginginkannya ketika berhubungan intim. SHUTTERSTOCKEjakulasi dini adalah kondisi ketika seorang pria mencapai klimaks sebelum dia atau pasangannya menginginkannya ketika berhubungan intim.

KOMPAS.com - Ejakulasi dini adalah kondisi ketika seorang pria mencapai klimaks sebelum dia atau pasangannya menginginkannya ketika berhubungan intim.

Pria yang mengalami ejakulasi dini cenderung orgasme dalam satu menit setelah dirangsang secara seksual dan biasanya tidak dapat menundanya.

Menurut Healthline, kondisi ini memengaruhi sebanyak 1 dari 3 pria dan dapat menyebabkan frustrasi dan kecemasan.

Akibatnya, beberapa pria dengan ejakulasi dini mungkin menghindari seks.

Konsultasi dengan dokter dapat membantu untuk menemukan masalah dan solusi ejakulasi dini yang dialami.

Namun, sebagian orang mungkin merasa malu dan enggan menyampaikan keluhannya kepada orang lain.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Cara mengatasi ejakulasi dini

Jika Anda memiliki keluhan serupa dan ingin mencoba mengatasi dulu masalahnya sendiri di rumah, beberapa perawatan rumahan berikut bisa dicoba sebagai cara mengatasi ejakulasi dini:

1. Teknik perilaku

Salah satu cara mengatasi ejakulasi dini adalah dengan menerapkan teknik perilaku yang membantu mengontrol ejakulasi.PEXELS/ANDREA PIACQUADIO Salah satu cara mengatasi ejakulasi dini adalah dengan menerapkan teknik perilaku yang membantu mengontrol ejakulasi.

Menurut WebMD, 95 persen pria terbantu oleh teknik perilaku yang membantu mengontrol ejakulasi. Beberapa teknik tersebut, antara lain:

  • Stop and start (berhenti dan mulai)

Anda atau pasangan Anda merangsang penis hingga Anda merasa seperti akan mengalami orgasme. Hentikan rangsangannya selama sekitar 30 detik atau sampai perasaan terangsang itu hilang. Mulailah lagi stimulasi dan ulangi 3-4 kali sebelum Anda ejakulasi.

  • Squeeze (perasan)

Teknik ini bekerja dengan cara yang sama seperti metode stop and start. Namun, ketika Anda merasa akan mencapai orgasme, Anda atau pasangan meremas kepala penis Anda hingga Anda kehilangan ereksinya. Ulangi teknik ini beberapa kali sebelum ejakulasi. Teknik ini diyakini cukup membantu sebagai salah satu cara mengatasi ejakulasi dini.

Beberapa pria menemukan bahwa jika mereka memikirkan hal lain saat berhubungan intim sehingga bisa bertahan lebih lama.

Jika cara itu tidak berhasil untuk mengatasi masalah ejakulasi dini yang Anda alami, cobalah beberapa hal lain, seperti melakukan penguatan otot dasar panggul.

Otot dasar panggul yang lemah terkadang berkontribusi pada ejakulasi dini. Latihan kegel dapat membantu memperkuatnya.

Kencangkan otot dengan menghentikan aliran urine. Tahan kuat selama 3 detik lalu lepaskan selama 3 detik. Lakukan ini 10 kali, setidaknya tiga kali sehari.

Baca juga: Perokok Berisiko Tinggi Alami Ejakulasi Dini, Apa Sebabnya?

2. Konsumsi suplemen Seng untuk atasi ejakulasi dini

Konsumsi suplemen seng diyakini dapat menjadi salah satu cara mengatasi ejakulasi dini.PEXELS/KAROLINA GRABOWSKA Konsumsi suplemen seng diyakini dapat menjadi salah satu cara mengatasi ejakulasi dini.

Seng (Zinc) tidak hanya mendukung kekebalan tubuh dan pertumbuhan sel, namun mineral penting ini juga membantu memproduksi testosteron serta meningkatkan libido dan energi.

Sebuh penelitian menemukan hubungan antara kekurangan seng dan disfungsi seksual pada pria.

Penelitian tersebut mengungkapkan bahwa mengonsumsi 11 miligram seng per hari, atau sesuai jumlah yang disarankan, dapat memperpanjang waktu ejakulasi.

Sebuah studi tahun 2009 yang dilakukan terhadap tikus menunjukkan bahwa suplemen seng dapat meningkatkan testosteron, yang dapat memperbaiki masalah seksual, seperti ejakulasi dini.

Namun, patuhilah anjuran pakai dari suplemen tersebut.

Sebab, mengonsumsi terlalu banyak seng, dapat menyebabkan mual, muntah, diare, kerusakan ginjal dan perut, hingga rasa seperti logam di mulut.

Baca juga: Jangan Bersedih, Ini Obat Alami Atasi Ejakulasi Dini

3. Perubahan pola makan

Mengonsumsi sumber magnesium, seperti daging sapi, juga berperan penting dalam kesehatan seksual dan dapat berperan sebagai cara mengatasi ejakulasi dini.FREEPIK Mengonsumsi sumber magnesium, seperti daging sapi, juga berperan penting dalam kesehatan seksual dan dapat berperan sebagai cara mengatasi ejakulasi dini.

Selain meningkatkan asupan seng, penelitian mengungkapkan bahwa magnesium juga berperan penting dalam kesehatan seksual dan dapat berperan sebagai cara mengatasi ejakulasi dini.

Meningkatkan konsumsi makanan yang kaya seng dan magnesium dapat membantu memperpanjang waktu yang Anda butuhkan untuk mencapai klimaks.

Makanan tersebut antara lain kerang, biji labu, kacang kedelai, sereal biji gandum, almond, kacang merah, daging sapi dan kambing, cokelat hitam, bawang putih, dan kacang polong.

Baca juga: 7 Gejala Kekurangan Magnesium yang Perlu Diwaspadai

4. Kontrol klimaks dengan kondom

Kondom bisa digunakan sebagai alternatif cara mengatasi ejakulasi dini jika cara-cara lain belum berhasil.SHUTTERSTOCK Kondom bisa digunakan sebagai alternatif cara mengatasi ejakulasi dini jika cara-cara lain belum berhasil.

Secara umum, kondom dapat menurunkan sensitivitas dan menjaga seseorang dari melepaskan ejakulasi dini. Ini bisa menjadi alternatif cara mengatasi ejakulasi dini jika cara-cara lain belum berhasil.

Namun, ada pula kondom pengontrol klimaks yang tersedia di pasaran, yang terbuat dari material lateks tebal maupun bahan penahan rasa yang dapat menunda klimaks.

Baca juga: Seberapa Cepat Ejakulasi Disebut Terlalu Dini?

5. Masturbasi sebelum seks

Masturbasi sebelum berhubungan intim dapat menunda ejakulasi saat penetrasi dan menjadi alternatif cara mengatasi ejakulasi dini.UNSPLASH/SCOTT SANKER Masturbasi sebelum berhubungan intim dapat menunda ejakulasi saat penetrasi dan menjadi alternatif cara mengatasi ejakulasi dini.

Beberapa pria menemukan bahwa masturbasi beberapa jam sebelum berhubungan seks membantu mereka tetap terkontrol selama berhubungan intim.

Jika Anda juga mengalami kondisi yang sama, melakukan masturbasi 1-2 jam sebelum berhubungan intim dapat membantu menunda ejakulasi saat penetrasi.

Sebab, pelepasan seksual ini akan mengurangi kebutuhan Anda untuk mencapai klimaks dengan cepat dan mungkin bisa menjadi cara mengatasi ejakulasi dini yang dialami.

Baca juga: Sudah Menikah Masih Gemar Masturbasi, Normalkah?

6. Jeda berhubungan intim

Melakukan aktivitas intim lainnya, selain penetrasi, dapat dicoba sebagai cara mengatasi ejakulasi dini jika cara lain tidak berhasil.SHUTTERSTOCK Melakukan aktivitas intim lainnya, selain penetrasi, dapat dicoba sebagai cara mengatasi ejakulasi dini jika cara lain tidak berhasil.

Cara ini mungkin terdengar berlawanan dengan intuisi. Namun, melakukan jeda berhubungan intim dapat dicoba sebagai cara mengatasi ejakulasi dini jika cara lain tidak berhasil.

Cobalah fokus pada jenis aktivitas seksual lain, selain penetrasi, untuk membantu mengurangi tekanan dari hubungan seksual Anda.

Penetrasi bukan satu-satunya cara untuk mencapai kepuasan seksual. Jadi, pikirkanlah cara lain yang membuat Anda dan pasangan bisa merasakan kesenangan, yang tidak akan membuat Anda tertekan atau frustrasi.

Salah satu atau beberapa cara mengatasi ejakulasi secara alami ini diharapkan dapat membantu Anda mengelola gejala ejakulasi dini.

Namun, jika ejakulasi dini terus berlanjut, berkonsultasilah dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

Baca juga: Mitos Keliru, Pasta Gigi Bisa Kencangkan Vagina dan Atasi Ejakulasi Dini

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.