Kompas.com - 23/12/2020, 22:00 WIB
Ilustrasi ejakulasi dini. Nenad Cavoski/SHUTTERSTOCKIlustrasi ejakulasi dini.

KOMPAS.com - Ejakulasi dini terjadi ketika seorang pria mencapai klimaks sebelum dia atau pasangannya menginginkannya ketika berhubungan intim.

Pria yang mengalami ejakulasi dini cenderung orgasme dalam satu menit setelah dirangsang secara seksual dan biasanya tidak dapat menundanya.

Menurut Healthline, kondisi ini memengaruhi sebanyak 1 dari 3 pria dan dapat menyebabkan frustrasi dan kecemasan.

Akibatnya, beberapa pria dengan ejakulasi dini mungkin menghindari seks.

Konsultasi dengan dokter dapat membantu untuk menemukan masalah dan solusinya.

Namun, sebagian orang mungkin merasa malu dan enggan menyampaikan keluhannya kepada orang lain.

Jika Anda memiliki keluhan serupa dan ingin mencoba mengatasinya dulu sendiri di rumah, beberapa perawatan rumahan berikut bisa dicoba:

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Teknik perilaku
Menurut WebMD, 95 persen pria terbantu oleh teknik perilaku yang membantu mengontrol ejakulasi. Beberapa teknik tersebut, antara lain:

  • Stop and start (berhenti dan mulai)

Anda atau pasangan Anda merangsang penis Anda sampai Anda merasa seperti akan mengalami orgasme. Hentikan rangsangannya selama sekitar 30 detik atau sampai perasaan terangsang itu hilang. Mulailah lagi stimulasi dan ulangi 3-4 kali sebelum Anda ejakulasi.

  • Squeeze (perasan)

Teknik ini bekerja dengan cara yang sama seperti metode start dan stop. Namun, ketika Anda merasa akan mencapai orgasme, Anda atau pasangan meremas kepala penis Anda hingga Anda kehilangan ereksinya. Ulangi teknik ini beberapa kali sebelum ejakulasi.

Beberapa pria menemukan bahwa jika mereka memikirkan hal lain saat berhubungan intim sehingga bisa bertahan lebih lama.

Jika cara itu tidak berhasil untuk Anda, cobalah beberapa hal lain, seperti melakukan penguatan otot dasar panggul.

Otot dasar panggul yang lemah terkadang berkontribusi pada ejakulasi dini. Latihan kegel dapat membantu memperkuatnya.

Kencangkan otot dengan menghentikan aliran urine. Tahan kuat selama 3 detik lalu lepaskan selama 3 detik. Lakukan ini 10 kali, setidaknya tiga kali sehari.

Baca juga: Perokok Berisiko Tinggi Alami Ejakulasi Dini, Apa Sebabnya?

2. Suplemen Seng
Seng (Zinc) tidak hanya mendukung kekebalan tubuh dan pertumbuhan sel, namun mineral penting ini juga membantu memproduksi testosteron serta meningkatkan libido dan energi.

Sebuh penelitian menemukan hubungan antara kekurangan seng dan disfungsi seksual pada pria.

Penelitian tersebut mengungkapkan bahwa mengonsumsi 11 miligram seng per hari, atau sesuai jumlah yang disarankan, dapat memperpanjang waktu ejakulasi.

Sebuah studi tahun 2009 yang dilakukan terhadap tikus menunjukkan bahwa suplemen seng dapat meningkatkan testosteron, yang dapat memperbaiki masalah seksual, seperti ejakulasi dini.

Namun, patuhilah anjuran pakai dari suplemen tersebut.

Sebab, mengonsumsi terlalu banyak seng, dapat menyebabkan mual, muntah, diare, kerusakan ginjal dan perut, hingga rasa seperti logam di mulut.

Baca juga: Jangan Bersedih, Ini Obat Alami Atasi Ejakulasi Dini

3. Perubahan pola makan
Selain seng, penelitian mengungkapkan bahwa magnesium juga berperan penting dalam kesehatan seksual dan dapat berperan dalam mengatasi masalah ejakulasi dini.

Meningkatkan konsumsi makanan yang kaya seng dan magnesium dapat membantu memperpanjang waktu yang Anda butuhkan untuk mencapai klimaks.

Makanan tersebut antara lain kerang, biji labu, kacang kedelai, sereal biji gandum, almond, kacang merah, daging sapi dan kambing, cokelat hitam, bawang putih, dan kacang polong.

4. Kontrol klimaks dengan kondom
Secara umum, kondom dapat menurunkan sensitivitas dan menjaga seseorang dari melepaskan ejakulasi dini.

Namun, ada pula kondom pengontrol klimaks yang tersedia di pasaran, yang terbuat dari material lateks tebal maupun bahan penahan rasa yang dapat menunda klimaks.

Baca juga: Seberapa Cepat Ejakulasi Disebut Terlalu Dini?

5. Masturbasi sebelum seks
Beberapa pria menemukan bahwa masturbasi beberapa jam sebelum berhubungan seks membantu mereka tetap terkontrol selama berhubungan intim.

Jika Anda juga mengalami kondisi yang sama, melakukan masturbasi 1-2 jam sebelum berhubungan intim dapat membantu menunda ejakulasi saat penetrasi.

Sebab, pelepasan seksual ini akan mengurangi kebutuhan Anda untuk mencapai klimaks dengan cepat.

6. Jeda berhubungan intim
Cara ini mungkin terdengar berlawanan dengan intuisi, tetapi fokus pada jenis aktivitas seksual lain, selain penetrasi, dapat membantu mengurangi tekanan dari hubungan seksual Anda.

Penetrasi bukan satu-satunya cara untuk mencapai kepuasan seksual. Jadi, pikirkanlah cara lain yang membuat Anda dan pasangan bisa merasakan kesenangan, yang tidak akan membuat Anda tertekan atau frustrasi.

Salah satu pengobatan rumahan dan perawatan alami ini diharapkan dapat membantu Anda mengelola gejala ejakulasi dini.

Namun, jika ejakulasi dini terus berlanjut, Anda harus berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan lainnya.

Baca juga: Mitos Keliru, Pasta Gigi Bisa Kencangkan Vagina dan Atasi Ejakulasi Dini



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X