Kompas.com - 24/12/2020, 05:05 WIB
Ilustrasi jalan kaki SHUTTERSTOCKIlustrasi jalan kaki

Tak perlu jalan kaki dengan kecepatan tinggi untuk mendapatkan manfaat tersebut. Sebab, gerakan jalan kaki dalam konsisi santai sekalipun tetap memberi manfaat.

"Tubuh tidak dimaksudkan untuk duduk sepanjang hari melainkan untuk bergerak," kata Sulapas.

Berjalan santai akan membuat jantung, paru-paru, dan otak menjadi lebih baik.

"Di tahun 2020 sangat penting bagi banyak orang untuk mulai berjalan kaki karena ini adalah kesempatan kecil agar mereka bergerak,” kata Mohr.

Belum lagi di tahun ini banyak terjadi perubahan yang mengakibatkan stres. Entah itu karena pekerjaan, masalah ekonomi, maupun kesehatan.

Berjalan kaki bahkan hanya 10 menit telah terbukti dapat meningkatkan suasana hati yang efektif mengatasi stres.

Baca juga: Meditasi dengan Jalan Kaki, Cara Gampang Dapatkan Ketenangan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Cara berjalan kaki

Para ahli merekomendasikan orang dewasa untuk melakukan aktivitas aerobik intensitas sedang setidaknya 150 menit setiap minggu.

Rekomendasi ini dapat dipecah menjadi aktivitas kecil yang dapat dilakukan dengan mudah seperti jalan kaki.

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui kondisi medis atau ortopedi yang dapat membatasi kemampuan berjalan kaki.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.