Kompas.com - 24/12/2020, 06:06 WIB
Ilustrasi makan daging shutterstockIlustrasi makan daging

KOMPAS.com - Hingga saat ini, beberapa pihak masih memperdebatkan tentang konsumsi daging merah

Ada yang bilang daging merah baik untuk kesehatan. Tapi ada juga yang menganggap daging merah mendatangkan sejumlah masalah.

Sebenarnya, bermanfaat atau tidak daging merah terhadap kesehatan tergantung dari jenis dan porsi yang dikonsumsi, serta seberapa sering.

Ahli diet Julia Zumpano, RD membahas lebih lanjut tentang pro dan kontra konsumsi daging merah yang bisa menjadi pertimbangan.

Daging merah merupakan daging mamalia. Sebuah daging dikategorikan daging putih atau merah berdasarkan jumlah mioglobin di otot hewan.

Mioglobin adalah protein yang ditemukan dalam daging yang menghasilkan warna merah saat terkena oksigen. Daging merah termasuk daging sapi, domba, dan babi.

“Ada bukti yang menunjukkan daging merah dan daging olahan seperti bacon serta sosis tidak baik untuk kesehatan,” kata Zumpano.

"Kapan pun seseorang ingin makan daging merah, maka sebaiknya mengambil potongan paling ramping dan membatasi jumlahnya," tambahnya.

Baca juga: 10 Hal yang Terjadi pada Tubuh Jika Berhenti Makan Daging Merah

Berikut beberapa pertimbangan untuk mengonsumsi daging merah.

1. Steak

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X