Kompas.com - 29/12/2020, 13:03 WIB
Pengunjung berkostum karakter The Flash pada Indonesia Comic Con 2019 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Sabtu (12/10/2019). Pameran budaya pop yang menjadi ajang berkumpulnya para penggemar komik, film, gim dan mainan itu berlangsung hingga Minggu (13/10). 
 ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRAPengunjung berkostum karakter The Flash pada Indonesia Comic Con 2019 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Sabtu (12/10/2019). Pameran budaya pop yang menjadi ajang berkumpulnya para penggemar komik, film, gim dan mainan itu berlangsung hingga Minggu (13/10).

KOMPAS.com - Jika kita ingin menginvestasikan sejumlah kecil uang untuk mendapatkan keuntungan yang berpotensi besar di masa depan, pilihan pertama adalah masuk ke pasar saham.

Namun, kita juga dapat berinvestasi pada barang-barang koleksi yang bisa bernilai banyak uang di kemudian hari.

Mau tahu apa saja? Simak barang-barang koleksi yang bisa dijadikan sebagai investasi, seperti dilansir dari laman Money Wise berikut ini.

Funko Pop Figure Shutterstock Funko Pop Figure

1. Figure funko pop

Funko pop adalah mainan vinil keren yang menggambarkan selebriti, atau karakter dari film, dan TV.

Meskipun banyak funko pop yang diproduksi secara massal, ada pula yang dibuat dalam jumlah terbatas dan biasanya hanya tersedia di pameran mainan seperti acara Comic-Con.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Beberapa dari tokoh yang lebih langka telah mencetak hasil yang mengejutkan.

Sosok Chewbacca yang dirilis di Comic-Con di San Diego pada tahun 2011 baru-baru ini dijual seharga 2.700 dolar AS atau sekitar Rp 38 juta di eBay.

Berdasarkan harga eceran biasa funko pop tersebut hanya dijual sekitar 20 dolar AS atau sekitar Rp 283.260. Keuntungannya bisa mencapai 13.400 persen.

Baca juga: 4 Karakter Jahat Disney Menjelma dalam Produk Kosmetik Funko Pop!

Happy Meal Minions daei McDonalds Indonesia. Kompas.com/Silvita Agmasari Happy Meal Minions daei McDonalds Indonesia.

2. Item dari McDonald's

Mainan Happy Meal dari rumah makan fastfood McDonald's telah dikenal untuk memicu hiruk pikuk kolektor.

Sebab, banyak barang yang dapat dikoleksi, terutama jika sudah langka atau kemungkinan besar akan hilang.

Contoh lain mengapa kita mungkin ingin menyimpan barang-barang dari McDonald's yakni sendok kopi mini model lama yang dihentikan bertahun-tahun yang lalu.

Kemudian saus celup Szechuan edisi terbatas untuk McNuggets yang juga dijual dengan harga sangat tinggi.

Baca juga: McDonalds Happy Meal Generasi 90an Kembali Diluncurkan

Sebuah buku tua berjudul The Bay Psalm Book laku terjual seharga 14.1 jota dollar (atau Rp 165.8 miliar). AP Sebuah buku tua berjudul The Bay Psalm Book laku terjual seharga 14.1 jota dollar (atau Rp 165.8 miliar).

3. Edisi pertama buku terlaris

Memiliki kemampuan untuk menemukan buku terlaris di masa depan bisa menjadi bakat yang bernilai banyak uang.

Saat edisi pertama buku baru dicetak, penerbit cenderung hanya merilis sejumlah kecil eksemplar untuk mengukur permintaan publik.

Akibatnya, edisi pertama buku populer seperti seri Harry Potter menjadi relatif langka dan dijual seharga ratusan dolar.

Jadi, jika kita adalah salah satu dari sedikit orang yang beruntung mengambil kesempatan untuk edisi pertama Twilight, The Da Vinci Code atau George R.R. Martin's A Game of Thrones, anggaplah itu sebagai investasi yang bagus.

Baca juga: Pencinta Buku, Ini 6 Toko Buku Langka di Jakarta

4. Kotak sereal

Kita mungkin bisa meletakkan kotak sereal kosong di bagian belakang lemari, untuk dijual nanti.

Sejarah budaya pop dapat diceritakan melalui kotak sereal dan para kolektor membayar mahal untuk spesimen vintage yang menampilkan selebriti, karakter kartun populer, atau hadiah yang tidak biasa melalui pos atau dalam kotak.

Bahkan, kotak sereal dengan gambar The Beatles telah terjual ribuan dolar selama bertahun-tahun.

Baru-baru ini, kotak sereal yang belum dibuka dari tahun 1989 dengan hologram karakter Nintendo di bagian depan harganya mendekati 1.000 dolar AS atau sekitar Rp 14 juta.

Baca juga: Gamer Kehilangan Koleksi Game Senilai Rp 7 Miliar karena Dibuang Ibunya

5. Foto instan

Meskipun hampir setiap ponsel sekarang memberikan kemampuan untuk mengambil gambar, orang-orang masih membeli kamera, termasuk kamera instan bergaya Polaroid yang akan langsung mencetak foto.

Foto instan tersebut layak untuk disimpan, melihat minat yang tinggi pada Polaroid lama dan slide foto 35 mm yang lama.

Memang benar, di masa mendatang, seseorang mungkin ingin membayar foto liburan lama.

Beberapa foto Polaroid dijual masing-masing seharga 10 dolar AS atau sekitar Rp141.620 dan foto tempat wisata, kereta antik, serta pemandangan pantai masing-masing dijual hingga 50 dolar AS atau sekitar Rp 708.100.

Uniqlo UT BT21 CollectionUniqlo Uniqlo UT BT21 Collection

6. Barang bermerek dari pengecer massal

Sesekali, pengecer pasar massal seperti Target, H&M, dan Uniqlo akan bermitra dengan selebriti atau rumah desain.

Pada tahun 2015, toko Target menawarkan barang-barang khusus dari perusahaan pakaian resor Lilly Pulitzer dan barangnya langsung terjual habis.

Itu adalah cerita yang sama di tahun 2007, ketika H&M meluncurkan produk yang dirancang oleh Madonna. Seringkali, kolaborasi ini adalah "edisi terbatas", sehingga penawaran serta permintaan melakukan tugasnya.

Jadi, membeli barang bermerek dari pengecer massal adalah cara yang tepat karena ada keuntungan besar yang akan bertambah seiring berjalannya waktu.

Baca juga: 4 Fakta Proyek Ulang Tahun Mewah V BTS dari Penggemar

7. Nintendo DS

Kita masih bisa mendapatkan Nintendo DS baru dengan harga di bawah 100 dolar AS (Rp 1,4 juta) secara online.

Melihat pasar teknologi video game, apa yang murah saat ini bisa menjadi keuntungan yang bagus di masa depan.

Karena sistem game dihancurkan demi model yang lebih baru, sementara yang lama menjadi jauh lebih langka seiring berjalannya waktu.

Dan akan selalu ada orang di luar sana yang tertarik untuk menghidupkan kembali masa kecil mereka, lalu membayar untuk mendapatkan hak istimewa. Misalnya, beberapa set Atari asli sekarang dijual seharga ratusan hingga ribuan dolar.

Festival Sneakers Kick AvenueKick Avenue Festival Sneakers Kick Avenue

8. Sneaker

Ada pasar besar untuk sneaker edisi pertama atau edisi terbatas, yang diperdagangkan seperti mata uang.

Seperti halnya botol anggur berkualitas, sneaker yang baru atau bahkan bekas sering kali naik nilainya selama bertahun-tahun.

Ini cenderung berlaku terutama untuk gaya edisi terbatas dari Nike atau Adidas. Apa yang baru hari ini mungkin akan segera menjadi barang vintage yang berharga.

Sneaker bekas Nike Air Jordan 1 asli dari tahun 1985 bisa berharga lebih dari 1.500 dolar AS atau sekitar Rp 21 juta.

Sementara, sepasang sneaker dengan kondisi sempurna yang masih berada di dalam kotak baru-baru ini dijual di eBay dengan harga mendekati 4.000 dolar AS atau sekitar Rp 56 juta.

Baca juga: Air Jordan 1 x Dior Masuk Indonesia, Harga Mencapai Rp 200 Juta?

9. iPod Shuffle generasi pertama

iPod Shuffle generasi pertama memiliki potensi untuk menjadi barang kolektor yang dicari.

Saat ini, kita dapat membeli Shuffle generasi pertama baru yang masih tersegel di dalam kotak aslinya dengan harga di bawah 100 dolar AS atau sekitar Rp 1,4 juta di eBay.

Itu tidak akan membuat kita menyesal karena seiring berjalannya waktu ketersediaan generasi pertama Shuffle menjadi lebih sedikit dan harganya akan naik.

Hal ini terjadi dengan Sony Walkman generasi pertama dari tahun 1979. Salah satunya baru-baru ini terjual hampir 800 dolar AS atau sekitar Rp 11 juta.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Money Wise
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.