Kompas.com - 29/12/2020, 17:25 WIB
Sejumlah petugas kesehatan tampak memeriksa wisatawan yang hendak menuju Kawasan Puncak Bogor, Jawa Barat. KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSANSejumlah petugas kesehatan tampak memeriksa wisatawan yang hendak menuju Kawasan Puncak Bogor, Jawa Barat.

KOMPAS.com - Otoritas Kesehatan di Inggris belum lama ini mengumumkan adanya strain atau varian baru dari SARS-CoV-2, pemicu Covid-19.

Strain virus corona baru dikatakan lebih menular hingga 70 persen dibanding virus sebelumnya. Bahkan sebagian besar kasus baru Covid-19 di Inggris disebabkan oleh strain virus tersebut.

Beberapa negara seperti Jepang, Korea Selatan, Singapura, Hong Kong, Australia, dan Afrika Selatan juga melaporkan temuan kasus pertama yang disebabkan oleh mutasi virus tersebut.

Walau peneliti mengatakan strain virus baru ini lebih menular, tapi belum ada bukti yang menunjukkan bahwa strain virus baru lebih mematikan.

Tapi ada satu hal yang perlu menjadi perhatian. Beberapa bukti mengatakan strain virus baru ini lebih mungkin menginfeksi anak-anak.

Baca juga: IDI: Mutasi Virus Corona Terjadi dari Waktu ke Waktu, Potensi Vaksinasi Berkala

Mutasi telah terbukti meningkatkan kemampuan virus untuk menginfeksi sel di dalam tubuh.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bila sebelumnya kasus Covid-19 pada anak-anak dan orang yang lebih muda jarang ditemukan, maka hal berbeda bisa terjadi pada strain virus corona baru.

Untuk bisa menginfeksi sel, virus SARS-CoV-2 memerlukan reseptor ACE2 yang banyak berada di saluran pernapasan bagian atas.

Jumlah reseptor lebih banyak ditemukan di orang dewasa dibandingkan anak-anak. Alasan inilah yang membuat kasus Covid-19 pada anak jarang terjadi.

Namun, Profesor Wendy Barclay dari Imperial College London mengungkapkam situasinya sekarang ini berbeda.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.