Kompas.com - 30/12/2020, 08:45 WIB
Pendiri perusahaan perhiasan Shifon, Shilpa Yarlagadda yang baru berusia 24 tahun. ShifonPendiri perusahaan perhiasan Shifon, Shilpa Yarlagadda yang baru berusia 24 tahun.

"Saya berbicara dengan begitu banyak orang dari perancang, kastor, pembuat batu, pemoles, sumber batu, dan perusahaan produksi perhiasan yang memproduksi beberapa merek perhiasan paling mewah," terangnya.

"Ketika saya datang ke distrik berlian, saya benar-benar melihat betapa banyak keahlian yang dapat membuat sebuah produk menonjol," sambung dia.

Ketika Shiffon akhirnya diluncurkan pada April 2017, ada satu cincin yang digunakan untuk kelingking dengan desain spiral dan memiliki berlian kecil atau batu permata.

Baca juga: Simak, 4 Teknik Membersihkan Perhiasan

Modal seadanya

Membuat bisnis ini tidaklah mudah karena membutuhkan pengeluaran yang besar. Sementara, Yarlagadda dan teman-temannya saat itu tidak memiliki banyak modal.

Dia memulai perusahaan tersebut dengan menggunakan uang hadiah dari serangkaian video YouTube pendidikan yang dia buat dengan total sebesar 20.000 dolar AS atau sekitar Rp 282 juta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Penjualan cincin yang diproduksinya pun mengandalkan koneksi pribadi. Meski begitu, seiring berjalannya waktu, semakin banyak pesanan online yang diterimanya, termasuk dari para selebriti.

Tak lama setelah meluncurkan Shiffon, beberapa teman-teman yang awalnya memulai proyek tersebut ingin fokus pada studi mereka.

Yarlagadda pun segera merekrut seorang teman bernama Shreya Chaganti untuk membantu menangani Shiffon yang sedang bertumbuh. Bisnisnya kemudian benar-benar melonjak.

Salah satu lonjakan tersebut terjadi setelah Yarlagadda terus-menerus mengirim pesan kepada stylist Emma Watson, Sarah Slutsky di LinkedIn dan melalui email. Dia mencoba membuat Watson mengenakan cincin kelingking untuk penampilannya di publik.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.