Kompas.com - Diperbarui 13/10/2021, 14:08 WIB
Selain memiliki banyak dampak positif terhadap kesehatan, beberapa bukti menunjukkan bahwa minum air putih dapat membantu menurunkan berat badan. UNSPLASH/ENGIN AKYURTSelain memiliki banyak dampak positif terhadap kesehatan, beberapa bukti menunjukkan bahwa minum air putih dapat membantu menurunkan berat badan.

KOMPAS.com - Minum air putih kelihatannya sepele. Padahal, selain memiliki banyak dampak positif terhadap kesehatan, beberapa bukti menunjukkan bahwa minum air putih dapat membantu menurunkan berat badan.

Faktanya, air dapat membantu menurunkan berat badan dengan berbagai cara.

Meski begitu, sebelum minum air putih dalam jumlah lebih banyak untuk menurunkan berat badan, penting untuk berkonsultasi dengan dokter tentang kebutuhan kesehatan kita.

Baca juga: Ketahui, Fakta tentang Diet Air Putih dan Risiko Kesehatannya

Minum air putih dapat bantu menurunkan berat badan

Nah, berikut alasan mengapa minum air putih dapat membantu menurunkan berat badan:

1. Air putih membuat perut kenyang

Minum air putih sebelum makan diyakini bisa menjadi metode yang efektif untuk mengontrol berat badan dengan membuat kita tetap kenyang.SHUTTERSTOCK/MIKE SARAN Minum air putih sebelum makan diyakini bisa menjadi metode yang efektif untuk mengontrol berat badan dengan membuat kita tetap kenyang.
Sebuah studi kecil tahun 2018 menemukan, ketika peserta minum air sebelum makan mereka akan makan lebih sedikit daripada jika mereka tidak minum air sebelum makan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Minum air putih sebelum makan juga diyakini bisa menjadi metode yang efektif untuk mengontrol berat badan.

Alasannya, air melewati tubuh dengan cepat dan membantu mengisi perut sampai batas tertentu.

Hal tersebut memberi sinyal pada otak jika kita sudah kenyang dan tidak perlu makan terlalu banyak.

Selain itu, saat kita sedikit dehidrasi, otak sering salah mengirnya sebagai sinyal rasa lapar.

Padahal, saat haus yang dibutuhkan oleh tubuh bukan makanan, melainkan hanyalah air.

"Minum air dapat mengekang keinginan akan makanan yang bertepung, asin, manis, berasap, minuman beralkohol, dan soda."

Begitu penuturan seorang ahli kesehatan masyarakat di New Mexico State University, Jagdish Khubchandan, PhD.

"Semua makanan dan minuman itu berbahaya bagi kesehatan, yang juga berkontribusi pada penambahan berat badan," sambung dia.

Baca juga: 8 Alasan Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur itu Penting

2. Air putih membantu membakar lemak

Minum air dapat meningkatkan metabolisme yang diyakini para peneliti berkaitan dengan penurunan berat badan.SHUTTERSTOCK Minum air dapat meningkatkan metabolisme yang diyakini para peneliti berkaitan dengan penurunan berat badan.
Tubuh membakar lemak secara alami dan mengubahnya menjadi energi, yang disebut lipolisis. Minum air sangat penting untuk proses ini.

Lipolisis adalah cara tubuh untuk memecah lemak.

Langkah pertama dalam proses ini disebut hidrolisis, yaitu proses di mana tubuh menambahkan air ke lemak untuk membantu memecahnya.

Sebuah tinjauan tahun 2016 menemukan, meningkatkan asupan air dapat menyebabkan peningkatan lipolisis.

Oleh karena itu, minum air dapat meningkatkan metabolisme yang diyakini para peneliti berkaitan dengan penurunan berat badan.

Baca juga: 6 Jenis Gerakan Membakar Lemak, Bagi Kamu yang Benci Kardio

3. Air putih merangsang metabolisme tubuh

Beberapa penelitian menunjukkan, minum air putih dingin membantu meningkatkan metabolisme karena tubuh bekerja sedikit lebih keras saat mencoba menghangatkannya.SHUTTERSTOCK Beberapa penelitian menunjukkan, minum air putih dingin membantu meningkatkan metabolisme karena tubuh bekerja sedikit lebih keras saat mencoba menghangatkannya.
Beberapa penelitian menunjukkan, minum air putih dingin membantu meningkatkan metabolisme karena tubuh bekerja sedikit lebih keras saat mencoba menghangatkannya.

Proses tersebut dapat membantu membakar lebih banyak kalori yang dikenal sebagai termogenesis.

Dalam sebuah studi kecil tahun 2013, para ilmuwan mengamati efek minum air sebanyak 500 ml dalam 30 menit sebelum sarapan, makan siang dan makan malam.

Studi tersebut dilakukan terhadap 50 gadis yang kelebihan berat badan selama delapan minggu.

Peneliti menemukam bahwa para peserta kehilangan berat badan dan telah mengurangi Indeks Massa Tubuh (BMI) mereka tanpa melakukan perubahan gaya hidup atau perubahan pola makan lain di akhir penelitian.

Para peneliti kemudian menyimpulkan, penurunan berat badan ini adalah hasil dari termogenesis yang diinduksi oleh air.

Baca juga: Menurunkan Berat Badan Dengan Diet Air Putih, Amankah?

4. Air putih membantu tubuh membuang kotoran

Minum air putih sangat penting untuk proses pembuangan limbah atau kotoran di dalam tubuh.PEXELS/MAURICIO MASCARO Minum air putih sangat penting untuk proses pembuangan limbah atau kotoran di dalam tubuh.
Minum air putih sangat penting untuk proses pembuangan limbah atau kotoran di dalam tubuh.

Jika tubuh tidak mendapatkan cukup air, kita lebih mungkin mengalami sembelit dan tidak akan membuang kotoran secara rutin.

Saat limbah menumpuk di tubuh, kita akan merasa kembung dan lebih berat, bahkan mungkin lebih berat dari yang seharusnya.

Dalam studi tahun 2017, peneliti menemukan, bahwa air minum dapat membantu mencegah dan mengobati sembelit pada anak-anak maupun orang dewasa.

Mereka menemukan bukti asupan cairan yang lebih rendah dapat menyebabkan sembelit dan minum lebih banyak air efektif dalam mengobati sembelit.

Baca juga: Untuk Tetap Sehat, Seberapa Sering Kita Harus BAB?

5. Air putih mengurangi asupan kalori

Menggantinya minuman tinggi kalori dengan minum air putih yang terdiri dari nol kalori adalah cara tepat dalam mengurangi asupan kalori secara keseluruhan dan membantu menurunkan berat badan.UNSPLASH/ENGIN AKYURT Menggantinya minuman tinggi kalori dengan minum air putih yang terdiri dari nol kalori adalah cara tepat dalam mengurangi asupan kalori secara keseluruhan dan membantu menurunkan berat badan.
Minuman manis seperti soda mengandung kalori tinggi.

Untuk itu, menggantinya dengan air putih yang terdiri dari nol kalori adalah cara tepat dalam mengurangi asupan kalori secara keseluruhan dan membantu menurunkan berat badan.

Pada sebuah studi kecil tahun 2015, para ilmuwan mengamati efek penggantian minuman soda dengan air putih untuk menurunkan berat badan terhadap seorang wanita gemuk.

Setelah 24 minggu, wanita tersebut mengalami penurunan berat badan lebih banyak jika dibandingkan dengan kelompok yang diberi minuman soda.

National Academy of Sciences, Engineering, and Medicine merekomendasikan wanita minum 2,7 liter air sehari dan pria 3,7 liter sehari.

Rekomendasi keseluruhan ini cukup untuk membantu kita menurunkan berat badan.

Lebih penting lagi, kita harus ingat waktu terbaik untuk minum air adalah sebelum makan karena dapat membantu kita makan lebih sedikit dan menurunkan berat badan dengan lebih efektif.

Baca juga: 10 Cara Mudah Membiasakan Diri Minum Air Lebih Banyak

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.