Kompas.com - 31/12/2020, 16:48 WIB
Ilustrasi resolusi Tahun Baru shutterstockIlustrasi resolusi Tahun Baru
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Tahun baru berarti resolusi baru bagi banyak orang. Mulai dari berolahraga lebih banyak hingga mengubah jalur karier.

Resolusi untuk tahun baru sepenuhnya bersifat pribadi, jadi tidak ada tujuan yang benar atau salah untuk dibuat.

Akan tetapi, memulai tahun baru setelah masa yang sangat menegangkan ini mungkin membuat kita merasa bahwa masa sulit akan tetap ada.

Namun, pengalaman yang telah kita lalui di tahun 2020 sebenarnya dapat membantu kita untuk menjadi lebih sukses di tahun baru.

Adanya serangkaian resolusi baru juga dapat membawa kita pada tahun 2021 yang lebih menyegarkan dan penuh harapan baik.

Seorang pekerja sosial, Takia Richardson membagikan kiatnya untuk membuat resolusi tahun baru di 2021, agar kita lebih mudah menerapkannya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Merefleksikan diri

Setelah tahun 2020, kita mungkin merasa perlu menyetel ulang berbagai rencana untuk masa depan. Luangkan waktu untuk benar-benar merefleksikan diri sebelum menetapkan tujuan apa pun.

Proses refleksi ini perlu agar kita bisa membuat target yang mungkin dilakukan, mengingat banyak hal dan kondisi yang berubah setelah masa pandemi.

Meskipun memikirkan tahun 2020 bisa melelahkan, Richardson merekomendasikan agar kita menerapkan pelajaran dari tahun sebelumnya ke dalam tujuan kita.

"Saya pikir tahun 2020 telah menunjukkan kepada kita, bahwa kita perlu lebih mudah beradaptasi dan fleksibel dengan diri sendiri ketika membuat resolusi ini," katanya.

Salah satu cara terbaik untuk tetap berpegang pada tujuan kita adalah dengan bersabar terhadap diri sendiri dan fokus pada hal-hal yang dapat dikendalikan selama masa-masa yang tidak pasti ini.

Baca juga: Jangan Asal Bikin Resolusi Tahun Baru

2. Tetapkan tujuan yang kecil

Cara terbaik untuk mencapai resolusi adalah dengan menetapkan tujuan yang kecil, alih-alih mengambil satu resolusi besar yang mengubah hidup.

Serangkaian sasaran kecil yang dapat dikelola akan membuat resolusi keseluruhan kita tidak terlalu besar atau berlebihan untuk dicapai.

"Bila kita memiliki tujuan besar namun tidak membaginya menjadi langkah-langkah yang lebih kecil, maka kita bisa merasa tidak membuat kemajuan sama sekali," terangnya.

Jadi, tetapkan tujuan kecil yang dapat dikelola dan rayakan setiap kemenangan kecil saat kita mencapainya.

Misalnya, jika kita menetapkan target lari maraton pada akhir tahun, ini mungkin tampak seperti tugas yang berat.

Tetapi, apabila kita menetapkan sasaran mikro yang lebih kecil untuk secara konsisten berlari beberapa kilometer setiap hari, kita akan mencapai hasil yang besar.

Baca juga: 9 Pilihan Resolusi Sederhana untuk 2021

3. Tuliskan resolusi kita

Menuliskan resolusi adalah cara yang bagus untuk mewujudkan apa yang ingin kita capai di tahun mendatang.

"Terkadang tulisan yang bisa kita lihat menjadi pengingat yang bagus. Ini juga membantu kita tetap bertanggung jawab pada diri sendiri," ujar Takia.

Catatan tempel sederhana dengan kutipan yang menginspirasi adalah cara cepat dan bermanfaat untuk tetap termotivasi.

Saat memetakan resolusi di bulan-bulan berikutnya, pertimbangkan opsi seperti kalender online, atau perencanaan tahunan yang juga bisa kita jadikan jurnal untuk melihat sejauh mana perkembangan kita.

Menemukan agenda atau kalender yang paling sesuai dengan gaya pribadi kita adalah cara terbaik untuk membantu kita tetap pada jalurnya.

Baca juga: Ketahui, Manfaat Menulis Jurnal Sebelum Bikin Resolusi Tahun Baru

4. Tidak terlalu keras pada diri sendiri

Bekerja untuk mencapai tujuan kita seharusnya tidak menjadi pekerjaan rumah yang merepotkan

Perlu diingat, bahwa tahun baru tidak berarti segala sesuatu di masa lalu juga mendapatkan awal yang baru.

"Saya pikir kita semua masih sedikit terkejut dengan semua ketidakpastian tahun 2020. Sulit untuk memasuki tahun baru dengan target yang belum jelas bisa dilakukan atau tidak," jelasnya.

Maafkan diri sendiri jika memang kita merasa  kesulitan atau keluar jalur pada titik manapun.

"Kita semua melihat tahun baru sebagai kesempatan untuk mengatur ulang, tetapi jika kita menetapkan tujuan dan gagal, maka selalu ada cara untuk dapat memulai lagi," ungkapnya.

Menurut Richardson, kita tidak harus memulai di awal tahun dan tidak semua hal baru dimulai pada hari Minggu atau Senin di awal minggu karena kita bisa memulainya kapan saja.

Tidak peduli bagaimana atau kapan kita memulai resolusi. Pastikan untuk memberi diri sendiri rahmat dan luangkan waktu untuk merayakan segala bentuk pencapaian.

Baca juga: Resolusi Tahun Baru Sering Gagal? Coba 4 Tips Berikut



Sumber BHG
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X