Kompas.com - 01/01/2021, 19:02 WIB
Ilustrasi susah tidur pada orang dewasa. SHUTTERSTOCKIlustrasi susah tidur pada orang dewasa.

KOMPAS.com - Salah satu cara menjaga kesehatan adalah tidur dengan waktu yang cukup. Idealnya, waktu tidur adalah 7-8 jam setiap harinya.

Namun, kita tidak hanya perlu memenuhi waktu tidur yang cukup, tapi tidur juga harus berkualitas.

Ada beberapa kebiasaan yang dapat menurunkan kualitas tidur. Berikut ulasannya, seperti diungkap House Beautiful:

1. Tidur di sebelah ponsel

Radiasi dari ponsel dapat memperlambat dan mengurangi kualitas tidur. Akibatnya tubuh tetap terasa lelah dan lesu saat bangun tidur.

Selain itu, ponsel memancarkan blue light atau cahaya biru yang tidak baik untuk penglihatan dan otak.

Blue light mengurangi kadar melatonin dalam tubuh yang merupakan hormon alami untuk mengontrol siklus bangun dan tidur.

Psikoterapis dan hipnoterapis Inggris, Nick Davis mengatakan, perangkat elektronik dapat menghasilkan radiasi elektromagnetik.

Belum lagi jika sebelum tidur ponsel digunakan untuk membaca informasi yang 'berat'. Hal itu dapat merangsang otak bekerja terlalu berat sehingga sulit untuk terpejam.

Baca juga: 10 Cara Cepat Tidur yang Sederhana dan Ampuh

2. Tidur dengan lampu menyala

Paparan cahaya sebelum atau selama waktu tidur dapat membuat seseorang sulit terpejam karena memengaruhi jumlah melatonin yang memicu tidur.

Untuk memastikan seseorang tertidur dengan nyenyak, pastikan kamar dalam kondisi gelap dan tenang.

Tidur di ruangan terang dapat membuat seseorang tidur kurang nyenyak dan sering terbangun.

Ada juga bukti penelitian yang mengatakan bahwa kurang tidur dapat menyebabkan obesitas.

Baca juga: Studi: Kurang Tidur 15 Menit Saja Dapat Memicu Kenaikan Berat Badan

3. Makan banyak lemak sebelum tidur

Terlalu banyak makan lemak sebelum tidur dapat menyebabkan refluks asam, gangguan pencernaan, penambahan berat badan, dan gangguan tidur.

Jika merasa lapar di malam hari, cobalah konsumsi makanan sehat yang bisa membuat perut kenyang tapi tidak mengganggu waktu tidur.

Baca juga: Mengapa Makan Larut Malam Tak Baik untuk Kesehatan?

4. Olahraga sebelum tidur

Olahraga sampai larut malam dapat berdampak buruk pada kesehatan karena dapat mengganggu siklus tidur.

Berolahraga sebelum tidur dapat meningkatkan suhu tubuh dan menstimulasi sistem saraf yang dapat menyebabkan gangguan tidur.

Beberapa ahli menyarankan, olahraga sebaiknya dilakukan maksimal dua jam sebelum tidur.

Dengan begitu, tubuh memiliki cukup waktu untuk rileks dan kembali ke tingkat normal.

Jika sepanjang hari tidak punya cukup waktu untuk olahraga dan terpaksa dilakukan di malam hari, pilihlah latihan ringan seperti peregangan atau gerakan yoga yang mudah.

Baca juga: Awas, Olahraga Malam Bisa Ganggu Waktu Tidur

5. Konsumsi alkohol berlebih sebelum tidur

Pada studi yang dilakukan oleh Sleep Foundation, para peneliti mencatat hubungan antara penyalahgunaan alkohol jangka panjang dengan masalah tidur kronis.

Alkohol tidak hanya dapat mengurangi jumlah tidur Rapid Eye Movement (REM), tetapi juga dapat membuat seseorang menjadi sangat mengantuk keesokan harinya.

Baca juga: Meski Bikin Ngantuk, Alkohol Justru Berefek Buruk pada Kualitas Tidur

6. Minum kopi sebelum tidur

Kafein dalam kopi dapat dapat membuat tubuh merasa waspada. Oleh karena itu, minum kopi di malam hari dapat membuat seseorang sulit tidur.

Waktu terbaik untuk minum kafein adalah di pagi atau siang hari. American Academy of Sleep Medicine merekomendasikan batas konsumsi kopi maksimal enam jam sebelum tidur.

Baca juga: Merasa Lelah tapi Susah Tidur, Apa Sebabnya?



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X