Kompas.com - 02/01/2021, 06:20 WIB

KOMPAS.com - Banyak orang ingin lebih rajin dan produktif setiap harinya. Namun, tekad itu tidak selalu dapat terealisasikan.

Kenyataannya, pekerjaan malah sering bertumpuk dan tidak terselesaikan dengan baik. Akibatnya, timbul perasaan gelisah dan marah pada diri sendiri karena membuang begitu banyak waktu.

Psikoterapis Amy Morin, LCSW membagikan beberapa tips untuk mengidentifikasi penyebabnya dan cara mengatur waktu yang tepat dan membuat seseorang menjadi lebih produktif. Berikut ulasannya.

1. Membuat buku harian waktu

Langkah pertama yang harus diambil adalah mencari tahu ke mana perginya waktu.

Selama satu minggu, misalnya, buat catatan tentang apa yang dilakukan sepanjang hari, setiap harinya.

Buatlah buku harian dengan rentang waktu setiap 30 menit. Kemudian, tuliskan setiap kegiatan yang dilakukan, entah itu makan, menonton TV, melihat media sosial, bekerja, dan tidur.

Di akhir minggu lihat kembali catatan waktu tersebut.

"Catatan itu mungkin akan membuat terkejut karena ternyata banyak waktu yang digunakan bukan untuk bekerja."

"Entah menonton TV atau menelusuri media sosial, lebih lama daripada yang kita duga," ujar Morin.

Selain itu, mungkin ada juga waktu bebas yang digunakan tanpa melakukan apa pun.

Inilah yang kemudian membuat pekerjaan menjadi tidak kunjung terselesaikan.

"Mengelola waktu dapat membantu Anda mulai menjadi lebih sadar tentang bagaimana cara menghabiskan setiap menit yang berharga," tambah Morin.

Baca juga: Tips Atasi Jenuh dan Cara Lebih Produktif Saat WFH

2. Tetapkan jadwal yang ideal

Setelah menyadari ke mana perginya waktu setiap harinya, buatlah jadwal ideal untuk diri sendiri.

Tentukan estimasi waktu yang hendak digunakan untuk makan, olahraga, bekerja, tidur, menonton TV, dan aktivitas lainnya.

Jangan lupa pula untuk meluangkan waktu bersantai dan istirahat.

"Tentukan bagaimana Anda akan menghabiskan waktu setiap 30 menit."

"Ini dapat membantu menyertakan lebih banyak struktur ke dalam hidup," kata Morin.

Jadwal memang tidak mungkin diikuti sepenuhnya karena berbagai alasan. Tapi paling tidak, jadwal tersebut dapat membuat manajemen waktu menjadi lebih baik.

Baca juga: 5 Kondisi yang Bikin Kerja Tidak Produktif

3. Ketahui suasana hati

Untuk lebih memahami diri, ketahui suasana hatimu dengan mencatat apa yang dirasakan di hari itu.

Ketika mendapati diri sedang berjalan tanpa tujuan, luangkan waktu untuk bertanya pada diri sendiri tentang apa yang Anda rasakan.

Kondisi lainnya ketika sedang menelusuri media sosial, misalnya, tanyakan pada dirimu sendiri apa yang saat itu kamu rasakan.

Mungkin saja ada perasaan cemas yang hadir sehingga kamu memilih mengalihkan perhatian ke media sosial daripada Anda.

"Mungkin juga Anda mendapati sedang merasa kesepian dan menyalakan TV untuk membantu merasa lebih baik," ujar Morin.

Namun, dia mengingatkan, sekalipun bermain media sosial atau menonton TV bisa membuat perasaan lebih baik, memahami keadaan emosi jauh lebih penting.

Ini dapat membantu Anda mengembangkan strategi yang lebih sehat untuk menghadapi kebosanan. Misalnya, mencari hobi baru.

Baca juga: Tidak Bersemangat Menjalani Hari? Coba Ini untuk Perbaiki Suasana Hati

4. Dapatkan bantuan profesional

Mengambil kendali atas jadwal harian memang dapat membantu mengatasi kebosanan, kegelisahan, kecemasan, dan frustrasi karena kurangnya produktivitas.

Akan tetapi, jika setelah mencoba strategi ini masih kesulitan mengontrol waktu, maka pertimbangkan untuk berbicara dengan ahli kesehatan mental.

Masalah mendasar seperti depresi, kecemasan, atau bahkan ADHD mungkin menjadi faktor yang membuat seseorang sulit merasa produktif.

Tenaga profesional kesehatan mental dapat menilai kebutuhan Anda dan membantu Anda mengembangkan rencana yang akan membantu perasaan menjadi lebih baik.

Baca juga: Periksa Kesehatan Mental, Pilih Psikolog atau Psikiater?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.