Kompas.com - 02/01/2021, 07:15 WIB
Ilustrasi cincin kawin dan mahar. SHUTTERSTOCK/STANI GIlustrasi cincin kawin dan mahar.

KOMPAS.com - Melewati 2020 bukanlah hal mudah dan banyak banyak yang menaruh harap di 2021.

Tak sedikit pula yang sudah menyusun berbagai rencana di tahun baru ini. Salah satunya adalah rencana menikah dengan pujaan hati.

Namun, perlu diingat bahwa pandemi Covid-19 yang masih terjadi hingga saat ini pasti akan memengaruhi acara pernikahan.

Situasinya mungkin tak jauh berbeda dengan tahun lalu, namun ada baiknya Anda yang hendak merencanakan pernikahan di 2021 untuk mempertimbangkan terlebih dahulu hal-hal berikut ini.

1. Pembatasan jumlah tamu

Fokus pernikahan di 2021 masih pada acara virtual, penyelenggaraan pernikahan yang minimalis dan pembatasan jumlah tamu.

Biasanya, tamu yang diutamakan adalah keluarga dan teman dekat.

Untuk menyiasati kondisi ini, sejumlah pasangan menyelenggarakan acara virtual.

Tujuannya tentu agar kerabat yang tidak bisa hadir masih bisa menyaksikan prosesi pernikahan.

Saat ini semakin banyak vendor yang menyediakan jasa untuk menangani acara pernikahan virtual.

Oleh karena itu, tak.perlu khawatir pernikahanmu akan kurang meriah di masa pandemi ini.

Baca juga: Nikah Online, Solusi Praktis dan Ekonomis di Masa Pandemi

2. Punya rencana alternatif

Pernikahan di 2021 akan berlanjut dengan konsep perayaan yang kecil dan lebih intim.

Beberapa venue menyediakan paket pernikahan yang juga memungkinkan Anda untuk berhemat biaya.

Namun, hal lainnya yang perlu dipertimbangkan adalah menyediakan rencana alternatif.

Sebab, dengan situasi yang bisa berubah kapanpun, pernikahan menjadi rentan pembatalan. 

Rencana alternatif harus meliputi tamu-tamu luar kota, venue, katering, dan dekorasi yang perlu lebih fleksibel terhadap pembatalan.

Anda juga perlu mempersiapkan mental untuk menghadapi kemungkinan perubahan yang terjadi.

Baca juga: 5 Tes Kesehatan yang Sebaiknya Dilakukan Sebelum Menikah

3. Pembatasan perjalanan

Hingga saat ini, masih ada pembatasan perjalanan ke luar negeri. Selain itu, warga negara asing (WNA) kembali tidak diizinkan untuk masuk ke Tanah Air.

Situasi ini membuat pernikahan tidak memungkinkan dilakukan di luar negeri atau mengundang tamu asing.

Perjalanan luar kota pun bisa saja tidak memungkinkan bagi tamu-tamu pernikahan dari luar kota.

Oleh karena itu, penting untuk menyediakn alternatif berupa elemen virtual, seperti live streaming, sehingga tamu-tamu yang berhalangan hadir tetap bisa menyaksikan momen sakral pernikahan Anda.

Baca juga: Yuk, Simak Tips Pilih Cincin Pertunangan dan Pernikahan yang Tepat

4. Anggaran yang fleksibel

Walaupun jumlah tamu yang diundang ke pernikahan menjadi lebih sedikit, bukan berarti biaya sepenuhnya berkurang drastis.

Anda perlu mengatur rencana anggaran yang lebih fleksibel.

Meski anggaran untuk pernikahan kecil cenderung lebih bisa diatasi, namun kita juga sangat rentan mengeluarkan biaya tambahan, seperti untuk membayar makanan, fotografi, hadiah bridesmaid, pakaian pernikahan, hingga detail kecil, seperti undangan pernikahan dan lainnya.

 

Jadi, tetaplah sediakan anggaran darurat.

Baca juga: Pernikahan Indoor dan Outdoor, Mana Lebih Menguras Kantong?

5. Risiko pembatalan

Peraturan pemerintah terkait penyelenggaraan kegiatan di tengah pandemi masih sering berubah karena melihat kondisi dan keadaan.

Calon pengantin perlu mempersiapkan rencana lain dan mengantisipasi risiko pembatalan atau penundaan acara pernikahan.

Carilah vendor yang menerima opsi pembatalan sehingga dana bisa dikembalikan. Atau paling tidak pilih vendor yang fleksibel, sehingga penundaan atau perubahan masih memungkinkan.

Baca juga: Setelan Jas untuk Pernikahan, Mending Pesan atau Sewa?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber asiaone
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.