Kompas.com - 05/01/2021, 19:02 WIB
Seorang warga melakukan tes cepat atau rapid test antigen di Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (22/12/2020). PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo membuka layanan tes cepat atau rapid test antigen bagi calon penumpang jasa penerbangan serta masyarakat umum sebagai upaya antisipasi dan menekan transmisi virus COVID-19 saat liburan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. ANTARA FOTO/ALOYSIUS JAROT NUGROSeorang warga melakukan tes cepat atau rapid test antigen di Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (22/12/2020). PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo membuka layanan tes cepat atau rapid test antigen bagi calon penumpang jasa penerbangan serta masyarakat umum sebagai upaya antisipasi dan menekan transmisi virus COVID-19 saat liburan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

Hal lain yang perlu menjadi perhatian prosedur melakukan swab antigen. Ada beberapa orang yang bahkan melakukan swab sendiri tanpa bantuan tenaga profesional ketika hendak kumpul-kumpul.

Cahyarini mengatakan, hasil swab antigen yang dilakukan seorang diri bisa jadi tidak akurat karena pengerjaannya tidak dengan ilmu.

Baca juga: Daftar 29 Stasiun yang Ada Layanan Rapid Test Antigen

Dia menjelaskan, hasil pemeriksaan laboratorium sangat dipengaruhi oleh teknik pengambilan spesimen atau sampel yang tepat dan benar.

Swab nasofaring yang dilakukan pada pemeriksaan antigen bukan sekadar melakukan teknik usap di hidung menggunakan lidi dacron.

"Usapnya lebih dalam lagi, sampai mencapai perbatasan dengan tenggorokan. Teknik ini agak sulit dikerjakan sendiri dan berisiko salah," kata Cahyarini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dirinya menambahkan, swab yang dilakukan tanpa bantuan tenaga profesional bisa jadi mengarahkan lidi dacron bukan ke nasofaring, melainkan malah ke telinga atau organ lain.

Baca juga: Jangan Coba-coba Swab Antigen Sendiri, Ini Bahayanya

Jika lokasi pengambilan sampel salah, maka dapat diprediksi hasil pemeriksaan pun tidak akurat.

Selain itu, swab yang dilakukan seorang diri tanpa bantuan tenaga profesional juga berisiko menyebabkan perdarahan rongga hidung apabila tidak hati-hati.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.