Kompas.com - 06/01/2021, 13:10 WIB
Ilustrasi berolahraga ShutterstockIlustrasi berolahraga

Berdasarkan suatu penelitian yang diterbitkan dalam Psychology of Sport and Exercise, pelari yang tersenyum menggunakan lebih sedikit oksigen dan berlari lebih efisien.

Pelari juga melaporkan tingkat tenaga yang digunakan lebih rendah.

Baca juga: 2 Cara Kenali Dampak Olahraga yang Berlebihan

Holland mengungkapkan, tersenyum selama latihan juga memiliki efek fisiologis seperti mengurangi ketegangan otot.

"Tersenyum mengirimkan pesan ke otak bahwa tubuh menikmati latihan dan sebagai hasilnya latihan lebih mudah," kata dia.

4. Berbicara dengan diri sendiri

Self-talk atau berbicara dengan diri sendiri sangat memengaruhi kinerja otak dan tubuh. Lakukan self-talk yang bersifat positif agar olahraga lebih mudah dilakukan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tinjauan terhadap lebih dari 100 penelitian di Sport Medicine mengungkap, self-talk positif terbukti dapat meningkatkan daya tahan atletik.

"Self-talk positif berkaitan dengan kepercayaan diri, harga diri, dan motivasi untuk melakukan latihan," kata Cauthen.

5. Olahraga dengan teman

Berolahraga dengan orang lain dapat membuat seseorang mampu melakukan latihan hingga 200 persen lebih keras dan lebih lama.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.