Kompas.com - 06/01/2021, 20:00 WIB
Olahraga menjadi salah satu aktivitas penting yang dapat membantu membersihkan paru-paru bari orang-orang yang memutuskan berhenti merokok. SHUTTERSTOCKOlahraga menjadi salah satu aktivitas penting yang dapat membantu membersihkan paru-paru bari orang-orang yang memutuskan berhenti merokok.

KOMPAS.com - Obesitas atau kelebihan berat badan terbukti dapat memicu sejumlah masalah kesehatan. Sebut saja penyakit degeneratif seperti diabetes, penyakit jantung koroner, stroke, dan kanker.

Selain itu, obesitas ternyata juga dapat memengaruhi kehidupan seksual. Kelebihan berat badan dapat meningkatkan risiko disfungsi ereksi pada pria dan disfungsi seksual pada wanita.

Ada beberapa penelitian yang menunjukkan dampak negatif kelebihan berat badan terhadap kehidupan seksual. Berikut ulasannya :

1. Disfungsi Ereksi

Menurut suatu penelitian yang diterbitkan dalam Medical Journal of Australia, pria dengan indeks massa tubuh lebih dari 28,7 lebih mungkin menderita disfungsi ereksi.

Disfungsi ereksi dapat memengaruhi kepercayaan diri seorang pria dan membawa masalah untuk kehidupan seksualnya dengan pasangan.

Baca juga: 7 Cara Istri Bisa Membantu Suami yang Alami Disfungsi Ereksi

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

2. Fluktuasi hormon

Kehidupan seksual sangat berkaitan dengan fluktuasi hormon.  Orang yang obesitas lebih mungkin mengalami peningkatan SHBG (sex hormone binding globulin).

Hormon ini dapat memengaruhi kadar testosteron yang mungkin mematikan gairah seks sehingga membawa dampak negatif pada kehidupan seksual.

3. Gairah menurun

Kehilangan libido adalah masalah umum yang sering terjadi pada orang obesitas.

Penelitian menunjukkan, orang yang kelebihan berat badan merasa sulit untuk menginginkan seks. Alasan utamanya karena obesitas membatasi gerakan.

Baca juga: Gairah Seks Hilang? Mungkin Ini Penyebabnya...

4. Masalah disfungsi seksual pada perempuan

Obesitas dapat menyebabkan perubahan terkait siklus respons seksual pada perempuan. Mulai dari gangguan hasrat seksual, gairah, orgasme, hingga nyeri.

Hal ini terjadi karena terlalu banyak lemak membatasi aliran darah di alat kelamin dan menyulitkan perempuan untuk mencapai orgasme .

Solusi

Langkah utama untuk membuat kehidupan seksual membaik pada orang obesitas adalah menurunkan berat badan. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan.

1. Tambahkan diet kaya protein karena akan meningkatkan metabolisme dan membantu penurunan berat badan.

2. Makan makanan yang minim diproses atau segar karena membantu menyediakan nutrisi penting bagi tubuh.

Baca juga: Saat Mulai Menurunkan Berat Badan, Bagian Tubuh Mana yang Kurus Duluan?

3. Batasi asupan gula, lemak, dan makanan olahan. Ini cara yang baik untuk memperbaiki pola makan.

4. Minum banyak air akan membantu menurunkan berat badan dan meningkatkan kehidupan seks.

5. Beberapa penelitian menunjukkan, minum kopi hitam dapat membantu menurunkan berat badan.

6. Batasi asupan karbohidrat olahan karena kandungan nutrisi dan seratnya sedikit.

7. Minum teh hijau telah dikaitkan dengan antioksidan dan nutrisi lain yang membantu menurunkan berat badan. Selain itu minuman ini menjaga kesehatan secara umum.

8. Konsumsi buah dan sayuran yang memiliki kandungan air tinggi, serat, dan nutrisi sehat lainnya.

9. Kontrol porsi makan juga merupakan cara efektif untuk menurunkan berat badan

10. Berolahragalah setiap hari untuk menjaga berat badan dan meningkatkan kehidupan seks.

Baca juga: Kehidupan Seks Kurang Memuaskan, Bagaimana Mengungkapkannya pada Pasangan?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.