Kompas.com - 07/01/2021, 07:47 WIB
Ilustrasi anak belajar daring, Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama pandemi Covid-19. Orangtua perlu memahami karakteristik cara belajar anak usia 5-12 tahun. SHUTTERSTOCK/TravelpixsIlustrasi anak belajar daring, Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama pandemi Covid-19. Orangtua perlu memahami karakteristik cara belajar anak usia 5-12 tahun.
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Setelah berbulan-bulan sekolah ditutup, anak mengikuti kegiatan belajar mengajar secara online.

Lambat laun anak mulai terbiasa belajar jarak jauh, namun di sisi lain ia merasa jenuh dan lelah karena terus-menerus menatap layar.

Wajar jika belajar online membuat anak jenuh, namun setidaknya sebagai orangtua kita dapat membantu anak termotivasi saat memasuki tahun ajaran baru.

Rosalind Wiseman, co-author "The Distance Learning Playbook for Parents" menawarkan strategi untuk membantu mengurangi rasa bosan pada anak karena belajar jarak jauh.

1. Jika anak tidak ingin belajar

Ada alasan tertentu anak tidak ingin sekolah online, dan sudah tugas orangtua mencari tahu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hindari pertanyaan seperti, "bagaimana sekolahnya?". Sebaliknya, cari waktu tertentu dan tanyakan, "sekolah sekarang berbeda. Apa saja hal baik tentang itu? Apa yang tidak begitu baik?"

Jika anak malas belajar online, lihat kapan ia bisa istirahat dan gunakan waktu itu untuk mengajak anak melakukan aktivitas seperti menggambar, peregangan, atau berjalan-jalan, tanpa melibatkan teknologi.

Baca juga: Mengatasi Screen Time pada Anak Saat Belajar Daring

2. Jika anak marah saat orangtua turun tangan

Niat baik kita bisa dianggap berbeda oleh anak. Agar tidak terkesan merebut kekuasaan anak, bimbing dia dengan pertanyaan.

Halaman:


Sumber Parents
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X