Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

11 Barang yang Harus Disingkirkan agar Rumah Tetap Trendi

Kompas.com - 07/01/2021, 22:03 WIB
Ryan Sara Pratiwi,
Glori K. Wadrianto

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Sama seperti gaya berpakaian atau model rambut, tren desain interior rumah pasti akan berubah seiring berjalannya waktu.

Mulai dari set furnitur yang serasi hingga dinding beraksen kuno, ada beberapa barang maupun hiasan di rumah yang harus disingkirkan demi tampil trendi.

Mau tahu apa saja?

Mari simak 12  barang di rumah yang mungkin harus disingkirkan agar rumah tetap "up to date".

1. Bantal sofa 

Desain interior di Establish Design, Kimberly Rasmussen mengatakan, tahun 2021 ini kita bisa memilih bantal sofa yang bercorak.

Sebab, tren warna bantal yang senada dengan sofa sudah mulai redup dan cenderung membosankan. Pilihan ini mungkin sudah saatnya ditinggalkan.

"Mainkan tekstur, warna, dan corak sebagai aksen kain utama. Ini adalah investasi yang akan membantu menyatukan ruangan," ungkap dia.

2. Ganti lampu yang terlalu putih

Jika kita menginginkan ruangan yang lebih nyaman, inilah saatnya untuk mengganti bola lampu yang terlalu putih.

"Gantikan lampu putih yang keras dengan bohlam yang lebih lembut dan hangat," kata Rasmussen kepada Insider.

"Lampu yang tak terlalu putih dapat menambah kehangatan di dalam kamar seperti cahaya dari lilin," sambung dia.

3. Atur cahaya alami dari jendela

Cahaya alami dapat mencerahkan ruangan, membuatnya terlihat lebih besar, dan menghasilkan hasil akhir yang menarik.

Jadi, singkirkan penataan jendela atau window treatment yang membuat kita sulit mendapatkan cahaya alami.

"Penataan jendela harus membingkai ruang, tetapi tidak harus terlalu berlebihan," kata Annie Santulli dari Annie Santulli Designs.

"Menggunakan lapisan tipis atau logam tembus cahaya adalah cara untuk membuat beberapa tingkat cakupan tanpa melakukan perubahan besar," lanjut dia.

Namun, jika kita masih ingin menghalangi matahari atau mendapatkan privasi, dia menyarankan untuk melapisi penataan jendela yang berbeda.

Sebab, hal ini dapat menambah dimensi dan tekstur pada ruang, serta memungkinkan lebih banyak opsi untuk menangani cahaya yang masuk.

4. Ganti tirai tebal dan gelap

Santulli mengungkapkan, penggunaan tirai dengan kain tebal dan gelap untuk sentuhan akhir sebenarnya dapat menciptakan ruang modern yang hangat.

Namun, saat ini bahan-bahan tersebut justru hanya memberatkan kesan sebuah ruangan karena  terasa angkuh dan suram.

Maka, kita harus mempertimbangkan untuk menukar tirai wol tebal dengan kain bertekstur yang memiliki aksen warna hangat, agar dapat membantu meninggikan ruang.

5. Lupakan dinding beraksen

Dinding beraksen mungkin dapat menambahkan karakter pada suatu ruang.

Kendati demikian, Rasmussen mengingatkan kita untuk tetap berhati-hati dalam menggunakannya karena betapa mudahnya dinding itu terlihat ketinggalan zaman.

Dia menyarankan, alih-alih berkomitmen untuk mendesain seluruh dinding, kita hanya perlu membuat titik fokus dekoratif dengan menggunakan benda-benda yang mudah dilepas.

Misalnya lukisan, tanaman, atau cermin.

6. Hilangkan chair rail di ruang makan

Jika ada chair rail pada ruang makan, pertimbangkan untuk melepasnya agar ruang makan kita terlihat lebih besar.

Iantha Carley, pemilik Iantha Carley Interiors, mengatakan, aksen chair rail biasanya membelah ruangan menjadi dua tapi "tanggung".

Akibatnya malah membuat seluruh ruang terlihat lebih kecil.

Nah, demi membuat ruangan terlihat lebih lebar, dia menyarankan untuk memilih dinding polos.

7. Ganti perabot wood stain

Jika sebagian besar perabot di rumah adalah versi wood stain (gaya kayu), mungkin beberapa di antaranya perlu diganti.

Desainer interior utama di Suzan J Designs, Suzan Wemlinger menjelaskan, ketika sebagian besar furnitur yang kita miliki gaya wood stain, maka akan mulai terlihat menjemukan dan suram.

"Campur sedikit furnitur wood stain dengan yang berbahan lain atau yang terbuat atau terlihat non-kayu," ujar dia.

8. Singkirkan karpet kecil

Tidak peduli seberapa bagus karpet yang kita miliki, jika itu terlalu kecil untuk ruangan maka segeralah disingkirkan.

"Memiliki karpet yang kecil di ruangan membuat ruangan terlihat murah," ungkap dia.

"Karpet di bawah meja makan mungkin akan tampak bagus. Tetapi jika terlalu kecil membuat kursi makan tidak dapat didorong dengan lancar," imbuh dia.

9. Desain pada backsplash yang membosankan

Wemlinger mengatakan, desain ubin bertingkat pada backsplash (biasa ditemukan pada dinding dapur) adalah standar di banyak rumah yang dibangun dalam 20 tahun terakhir.

"Biasanya ubin porselen atau keramik krem dasar digunakan untuk semua lantai, termasuk backsplash, shower, dan sekeliling bak mandi," jelasnya.

Dia menambahkan, semua ubin di rumah tidak boleh sama. Ini mungkin memudahkan kita untuk memvisualisasikan barang-barang mereka di rumah.

"Kita mungkin ingin mencoba menggunakan bahan atau bentuk yang berbeda untuk mengganti ruang dan membuat ubin terasa lebih diperbarui," saran dia.

10. Singkirkan tanaman palsu

Bagi Franklin, menaruh tanaman palsu sebagai hiasan di dalam rumah hanya akan menjadi magnet debu.

Selain itu, tanaman palsu juga akan membuat keseluruhan tampilan dan nuansa rumah menjadi murahan.

Di sisi lain, tanaman asli bisa menjadi lebih buruk jika sekarat atau mati karena kurangnya perawatan.

"Terkadang, tanaman asli dapat menghasilkan bau yang tidak menyenangkan," kata dia.

11. Ganti set sofa yang serasi

Kita harus mempertimbangkan untuk menukar beberapa bagian, jika memiliki satu set sofa yang serasi.

Dalam banyak kasus, set yang serasi ini dapat terlihat kuno, atau karena sangat serasi sehingga ruangan terlihat seperti showroom.

"Pilih tampilan yang disesuaikan dan kursi dengan dua kursi berlapis kain yang nyaman," ujar dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com