Kompas.com - 08/01/2021, 13:32 WIB

Pakar pernikahan dan keluarga Darcie Brown mengatakan penggunaan kata "harus" dengan pasangan juga membuat dia merasa kita mencoba mengalahkannya.

Baca juga: Wajah Mirip dengan Pasangan, Benarkah Pertanda Jodoh?

Ketika seseorang merasa pasangannya terlalu mengambil kendali, dia tidak menjadi diri sendiri dalam hubungan tersebut.

"Kata 'harus' biasanya merupakan cara untuk memaksakan nilai-nilai seseorang pada orang lain," sebut Brown.

Kata "harus" juga berdampak buruk karena itu menghilangkan otonomi seseorang dan memberi makna 'saya lebih tahu dari Anda'.

Baca juga: Mencegah Salah Paham Komunikasi dengan Pasangan

Selain kata "harus", ada lima kata lain yang dapat menyakiti pasanganmu.

1. "Selalu"

Pakar hubungan Jaime Bronstein, LCSW, menyebut kata "selalu" adalah mutlak. Menggambarkan perilaku pasangan dengan kata "selalu" dapat merusak hubungan dalam jangka panjang.

"Contohnya, Anda kesal karena pasangan selalu menaruh pakaiannya di lantai. Anda berhak untuk marah," kata Bronstein.

"Tetapi faktanya, dia tidak selalu menaruh pakaiannya di lantai. Beri ruang pada pasangan untuk memaklumi kesalahannya sesekali dan ketahuilah hal itu tidak berdampak pada Anda."

2. "Tidak pernah"

Halaman:


Video Pilihan

Sumber BestLife
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.