Kompas.com - 09/01/2021, 15:48 WIB
Ilustrasi makanan shutterstockIlustrasi makanan
|
Editor Wisnubrata

7. Mint

Peppermint dapat meredakan sakit perut karena melemaskan otot perut serta memiliki efek menenangkan.

Namun, peppermint juga melemaskan sfingter esofagus bagian bawah, yang berarti peppermint dapat memperburuk gejala heartburn.

"Mint, termasuk peppermint dan spearmint oil melemaskan sfingter esofagus bagian bawah, yang menyebabkan cairan pencernaan terangkat kembali ke kerongkongan."

Begitu kata David Nico, PhD, nutrisi holistik dari DrHealthnut.com dan penulis "Diet Diagnosis".

Baca juga: Pahami, 8 Cara Mengurangi Risiko Serangan Gerd

8. Burger

Di Indonesia, burger adalah makanan favorit bagi penyuka junk food. Dan kita tahu bahwa makanan cepat saji tidak baik untuk kesehatan.

Di samping mengendurkan sfingter esofagus bagian bawah, burger memiliki lemak jenuh yang tinggi, sehingga memperlambat proses pencernaan.

Menurut International Foundation for Gastrointestinal Disorders, mengonsumsi makanan tinggi lemak dan gorengan dapat mengendurkan tekanan sfingter esofagus bagian bawah dan memperlambat proses pengosongan perut.

Kondisi ini dapat meningkatkan risiko refluks asam.

Baca juga: Cegah Gerd dengan Makanan untuk Penderita Asam Lambung

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.