Kompas.com - 11/01/2021, 07:42 WIB

KOMPAS.com - Bagi orang-orang introvert atau berkepribadian tertutup, mencari teman adalah hal sulit. Terlebih saat bertemu orang baru, mereka biasanya malu untuk memulai pembicaraan lebih dulu.

Namun, tak bisa selamanya orang introvert berdiam diri. Ada kalanya mereka harus menjalin pertemanan yang lebih luas lagi karena alasan tertentu.

Berikut beberapa tips untuk orang-orang introvert agar bisa menghalau rasa malu guna mencari teman.

1. Cari tahu alasan

Memiliki sifat introvert bukan berarti harus malu mencari teman. Faktanya, orang introvert cenderung membentuk hubungan pertemanan yang lebih kuat.

Sebelum mencari teman, tanyakan pada diri sendiri tujuan melakukannya.  Apakah pencarian teman memang benar diperlukan atau sebenarnya hanya sekadar ingin terlihat punya teman.

Jika memang butuh, maka bukan hal yang sulit untuk menemukan teman baru. Carilah seseorang yang memang benar-benar dibutuhkan.

Namun apabila alasannya hanya karena ingin terlihat punya banyak teman padahal nyaman dengan jumlah teman yang sedikit, maka jangan dipaksakan.

Baca juga: 8 Tanda Orang yang Introvert

2. Fokus pada kualitas

Seperti yang dikatakan sebelumnya, tak masalah bagi seorang introvert hanya memiliki sedikit teman. Sebab hubungan berkualitas memberikan manfaat paling banyak.

Jangan hanya memikirkan kuantitas, tapi juga fokus pada kualitas. Menemukan satu teman baik sering kali lebih mudah daripada berteman dengan banyak orang tapi tidak benar-benar mengenalnya.

3. Persamaan minat

Untuk menjalin pertemanan baru, carilah orang yang memiliki persamaan minat. Entah dalam hal hobi, aktivitas, atau pemikiran.

Persamaan minat merupakan kunci untuk menciptakan pertemanan yang langgeng. Selain itu, lebih mudah memulai pembicaraan dengan orang baru apabila ada kesamaan minat.

Baca juga: Menentukan Hobi Berdasarkan Zodiak, Cocok atau Tidak?

4. Terbuka dengan hal baru

Walau menjalin pertemanan dengan orang yang memiliki kesamaan minat terlihat menyenangkan, tapi jangan ragu untuk mencoba hal baru.

Siapa tahu dari hal baru itu banyak peluang untuk mengembangkan diri dan menemukan teman yang benar-benar cocok.

Misalnya ikut komunitas menari, diskusi buku, dan lain sebagainya. Tak perlu langsung bergabung secara fisik, terhubung lewat media sosial juga bisa menjadi solusi.

5. Manfaatkan aplikasi kencan

Sekali lagi, menjalin pertemanan tak harus langsung bertemu secara fisik. Selain lewat media sosial, bisa juga memanfaatkan aplikasi kencan.

Di aplikasi kencan, kebanyakan orang memilih untuk terhubung dengan seseorang yang memiliki nilai dan latar belakang sama.

Ini dapat dimanfaatkan untuk membuka obrolan. Topik pembicaraan dapat berkembang dari kesamaan tersebut.

Baca juga: Mengintip Tren Kencan yang Bakal Muncul di 2021

6. Yakin pada kekuatan

Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan. Beberapa orang introvert, enggan menjalin pertemanan baru karena merasa kurang percaya diri.

Singkirkan rasa kurang percaya diri tersebut dan yakinlah pada kekuatan yang dimiliki. Kekuatan itu bisa menjadi modal untuk menjalin pertemanan.

Contohnya, pendengar yang baik, pemberi nasihat yang tepat, memiliki kepekaan, dan lain sebagainya.

Kekuatan yang ada bisa membuat orang lain tertarik dan pada gilirannya ingin menjalin pertemanan.

Baca juga: Iri pada Sahabat, Apa yang Harus Dilakukan?

IlustrasiShutterstock Ilustrasi

7. Pertimbangkan kebutuhan sosialisasi

Meskipun lebih baik fokus pada kualitas daripada kuantitas, bukan berarti orang introvert harus menutup diri dari pertemanan baru.

Bagaimanapun, manusia adalah mahluk sosial yang butuh bersosialisasi. Teman memenuhi kebutuhan sosial dan emosional yang penting.

Tak ada salahnya mencari lebih banyak teman. Tapi jangan juga sampai membuat stres karena harus terlibat interaksi dengan banyak orang.

Kebanyakan orang introvert lebih senang menyendiri dan menikmati kesepiannya. Oleh karena itu, tetapkan batas waktu untuk berinteraksi dengan orang lain.

Baca juga: Ketahui, 5 Tanda Teman Tidak Dapat Dipercaya

8. Lebih terlibat

Saat hubungan dengan teman baru sudah mulai terjalin, jangan ragu untuk terlibat. Tingkatkan interaksi dengan membicarakan lebih banyak hal.

Lalu temukan cara untuk tetap terhubung. Misalnya melakukan hobi bersama-sama atau rencanakan waktu untuk hangout.

9. Sesuaikan perilaku

Berteman tidak berarti harus menghilangkan identitas diri. Contoh, jangan karena ingin punya banyak teman, lantas berpura-pura menjadi ekstrovert.

Sebaliknya, tampil apa adanya tapi tetap tunjukkan minat untuk berteman dan sesuaikan perilaku.

Ambil contoh ketika bekerja di perusahaan baru. Jangan ragu untuk memperkenalkan diri dan mulai pembicaraan dengan rekan kerja.

Apabila ada ajakan untuk sekadar makan siang atau membeli sesuatu, cobalah untuk menerimanya. Tapi tetap mengedepankan kenyamanan diri sendiri.

Baca juga: 4 Tips agar Tak Jadi Korban Gosip di Tempat Kerja

10. Berusaha sabar

Saat mencoba menjalin pertemanan dengan banyak orang, pasti akan dihadapkan pada sifat dan perilaku yang berbeda-beda.

Mungkin saja ada sifat yang tidak disukai atau perilaku yang kurang cocok sehingga pertemanan tak dapat dilanjutkan.

Hal itu wajar terjadi dan cobalah untuk sabar menerimanya. Jangan malah mematahkan niat untuk menjalin pertemanan dengan orang baru.

Ingat, semakin banyak peluang yang diambil, maka semakin besar kemungkinan untuk berhasil.

Mungkin tidak berhasil menjalin pertemanan dengan si A, tapi malah bisa mengembangkan persahabatan sejati dengan si B.  Jadi jangan ragu untuk terus mencoba menjalin pertemanan dengan orang baru.

Baca juga: Kapan Sifat Pemalu pada Anak Harus Diwaspadai?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Healthline
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.